Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Silaturahmi di Jabodetabek tak Ditilang, Jalur Mudik Diawasi Ketat

Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) memberi kelonggaran warga di wilayah Jabodetabek bersilaturahmi dan taka akan ditilang. Namun, jalur mudik akan diawasi dengan ketat dengan menggandakan jumlah petugas di check point.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Mei 2020  |  21:10 WIB
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yugo. - Istimewa
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yugo. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) memberi kelonggaran warga di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi) bersilaturahmi dan taka akan ditilang. Namun, jalur mudik akan diawasi dengan ketat dengan menggandakan jumlah petugas di check point.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo mengatakan bahwa meski ada larangan mudik, tidak ada larangan maupun pembatasan bagi mobilitas masyarakat yang akan melakukan silahturahmi dalam wilayah Jabodetabek.

"Asalkan dia tidak keluar wilayah, artinya enggak bisa apabila mau silahturahmi ke Bandung, itu tidak bisa. Dia melanggar area," katanya Kamis (14/5/2020), seperti dilaporkan Antara.

Meski tidak larangan atau pembatasan bepergian, kata Sambodo, masyarakat masih tetap harus mematuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) antara lain, menggunakan masker dan sarung tangan, menjaga jarak fisik (physical distancing) dan kendaraan yang tidak melebihi kapasitas.

Meskipun demikian, Ditlantas Polda Metro Jaya akan memperketat pengawasan dan penyekatan di titik yang menjadi akses masuk dan keluar Jabodetabek jelang Lebaran 2020.

Sambodo menambahkan pengetatan itu disiapkan atas dasar prediksi peningkatan jumlah pemudik yang berupaya keluar dari Jabodetabek meski pemerintah masih memberlakukan larangan mudik.

"Beberapa pengamat mengatakan bahwa ada peningkatan arus mudik khususnya pada tanggal 21 (Mei) karena itu hari libur, empat hari menjelang Hari Raya Idul Fitri, dengan semakin mendekat Hari Raya Idul Fitri semakin banyak pemudik, tentu saja kami akan meningkatkan kewaspadaan di titik penyekatan, akan semakin ketat," katanya.

Terkait hal itu, Ditlantas Polda Metro Jaya sudah mempersiapkan skema penambahan petugas yang akan berjaga di akses utama masuk dan keluar Jabodetabek, namun hal itu masih menunggu perkembangan di lapangan.

"Anggota kemungkinan kita dobel, artinya yang selama ini sekitar 40 orang dan terdiri dari beberapa shift, nanti shiftnya akan kita tambah, kemudian nanti yang akan melakukan pengamanan di sana," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jabodetabek polda metro jaya Virus Corona Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

Sumber : Antara

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top