Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

DKI Sempat Banjir di Tengah Covid-19, Ada Protokol Pengungsian

BPBD Jakarta terus memperhatikan imunitas para pengungsi terhadap Covid-19 yang dilakukan dengan sterilisasi lokasi dengan desinfektan dan pengecekan suhu tubuh secara rutin.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 22 Mei 2020  |  09:22 WIB
Warga menaiki perahu karet saat melintasi banjir di kawasan Kemang Raya, Jakarta, Selasa (25/2/2020). Tingginya intensitas hujan mengakibatkan sejumlah wilayah di ibu kota terendam banjir. - ANTARA/Wahyu Putro A.
Warga menaiki perahu karet saat melintasi banjir di kawasan Kemang Raya, Jakarta, Selasa (25/2/2020). Tingginya intensitas hujan mengakibatkan sejumlah wilayah di ibu kota terendam banjir. - ANTARA/Wahyu Putro A.

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta mengungkap protokol penanganan warga apabila ada bencana lain yang terjadi selama pandemi Covid-19.

Misalnya, bencana tersebut menghendaki adanya pengungsian, salah satunya banjir akibat luapan Kali Ciliwung yang menggenangi beberapa tempat di Jakarta sekitar 3 hari beruntun.

Kepala Pusat Data Informasi dan Kebencanaan (Kapusdatin) BPBD Provinsi DKI Jakarta Mohammad Insaf pun mengatakan bahwa standar protokol Covid-19 telah diterapkan untuk menangani pengungsi tersebut.

"Social distancing tetap dijaga di lokasi pengungsian dengan membuat jarak 1 meter antarindividu, kecuali ibu bersama balita. Kita juga membatasi jumlah pengungsi pada tempat pengungsian sehingga dibutuhkan lokasi pengungsi yang lebih banyak agar tidak terjadi penumpukan," jelasnya, Jumat (22/5/2020).

Petugas dan relawan pun lebih berhati-hati menjaga kebersihan tangan dan tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut sebelum steril, "Di tengah pandemi Covid-19 ini, jelas kita selalu siap dengan penyediaan hand sanitizer, air bersih, dan sabun."

Sementara itu, jajaran Pemprov DKI Jakarta lain pun terus bersiaga di antaranya melibatkan dinas kesehatan/sudinkes/puskesmas terdekat, dan dinas sosial untuk menyalurkan logistik berupa makan.

Kemudian, BPBD DKI Jakarta mengaku terus memperhatikan imunitas para pengungsi terhadap Covid-19 yang dilakukan dengan sterilisasi lokasi pengungsi dengan desinfektan dan pengecekan suhu tubuh pengungsi secara rutin.

"Kami terus mengingatkan pengungsi wajib untuk menggunakan masker dan menerapkan etika batuk dan bersin. Bila ada pengungsi yang mengalami gejala mengarah Covid-19 akan langsung dirujuk ke puskesmas kecamatan dan RS [rumah sakit[ rujukan khusus Covid-19," tutupnya.

Data terbaru BPBD mengungkap tidak ada lagi daerah yang tergenang banjir di DKI Jakarta per hari ini. Semua tinggi muka air aliran sungai dari daerah sekitar pun telah semuanya memasuki normal atau Siaga 4.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki Banjir Jakarta
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top