Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Catat! Ini Lokasi Penyekatan Jalan Masuk ke Jakarta

Polri telah menyiapkan personilnya pada sejumlah ruas jalan tol masuk ke DKI Jakarta untuk melakukan penyekatan kendaraan.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 24 Mei 2020  |  16:34 WIB
Sejumlah pengendara kendaraan bermotor mengalami kemacetan lalu lintas di Tol Dalam Kota, Kuningan, Jakarta, Senin (18/5/2020). Meski masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masih berlangsung, kemacetan lalu lintas masih terjadi di ibu kota. - ANTARA FOTO/Rifki N
Sejumlah pengendara kendaraan bermotor mengalami kemacetan lalu lintas di Tol Dalam Kota, Kuningan, Jakarta, Senin (18/5/2020). Meski masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masih berlangsung, kemacetan lalu lintas masih terjadi di ibu kota. - ANTARA FOTO/Rifki N

Bisnis.com, JAKARTA - Polri telah menyiapkan personilnya pada sejumlah ruas jalan tol masuk ke DKI Jakarta untuk melakukan penyekatan kendaraan.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono mengemukakan bahwa rencananya penyekatan tersebut dilakukan di jalur tol sepanjang Pantai Utara atau Pantura dan Jalur Selatan Pulau Jawa. Menurut Istiono, syarat untuk masuk ke wilayah DKI Jakarta usai Lebaran nanti yaitu warga yang memiliki kepentingan kerja dan kondisi darurat sesuai Pergub No. 47/2020 dan Surat Edaran Gugus Tugas.

"Penyekatan baik dari Jawa Timur, ruas tol di Jalur Pantura maupun Selatan Jawa Barat bakal kami lakukan," tuturnya, Minggu (24/5/2020).

Dia memastikan akan memberikan sanksi putar balik terhadap kendaraan yang tidak memiliki izin untuk masuk ke wilayah DKI Jakarta sesuai aturan pada Pasal 308 UU No. 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Sanksinya jelas akan kami putar balik, kalau tidak punya izin ke Jakarta," katanya.

Sementara itu, Mabes Polri menyebut sudah ada 3.000 warga yang telah mendaftar Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) secara daring agar bisa masuk atau keluar dari Jakarta.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono mengatakan SIKM itu diperlukan jika warga dari luar DKI Jakarta yang ingin masuk atau kembali ke Ibu Kota.

"SIKM tersebut bisa diperoleh secara daring. Saat ini yang daftar sudah 3.000 pemohon, tetapi yang memenuhi persyaratan baru 372 orang," kata Argo seperti dikutip dari Tempo.co, Minggu (24/5/2020).

Dia menambahkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menginstruksikan TNI-Polri untuk melakukan pemeriksaan terhadap warga yang keluar masuk DKI Jakarta. Warga tersebut harus dipastikan memiliki SKIM.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top