Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

26 Rumah Terbakar di Menteng, Diduga Akibat Korsleting

Sebanyak 20 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani peristiwa yang menghanguskan 26 rumah tersebut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Juni 2020  |  10:25 WIB
Warga melihat kebakaran yang terjadi di Pegangsaan, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2020). - Antara
Warga melihat kebakaran yang terjadi di Pegangsaan, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Sebanyak 26 rumah terbakar di Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2020). Kebakaran ini diduga disebabkan hubungan arus pendek listrik atau korsleting.

Akibat peristiwa ini, sebanyak 33 Kepala Keluarga (KK) terdampak sehingga 120 orang harus mengungsi.

"Kemungkinan paling besar dari korsleting listrik ya. Tapi alhamdulillah sudah selesai. Sudah dalam proses pendinginan dari petugas," kata Ketua RT 006 RW 003 Kelurahan Pegangsaan Hartono seperti dilansir Antara.

Sebanyak 20 unit armada pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk mengatasi kebakaran ini dan tiba di lokasi sejak pukul 05.15 WIB. Adapun lokasi kebakaran merupakan tersebut merupakan kawasan padat hunian. 

"Kami menerima informasi laporan dari masyarakat pukul 05.10 WIB, kami langsung kerahkan unit dari pos terdekat dengan lokasi Pos Tugu Proklamasi," ujar Perwira Piket Sudin Damkar Jakarta Pusat Sunaryo.

Adapun Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat Asril Rizal mengatakan kebakaran tersebut sudah selesai ditangani.

"Selesai pukul 07.40 WIB, di seluas lahan 2.000 meter persegi," sebutnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kebakaran Jakarta

Sumber : Antara

Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top