Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Deteksi Virus Corona, Tes PCR di DKI Lampaui Target WHO

Pada 13 Juni 2020, dilakukan tes PCR pada 4.426 orang, 3.308 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 115 positif dan 3.193 negatif.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 15 Juni 2020  |  10:06 WIB
Laboratorium satelit Covid-19 di dalam kontainer yang berlokasi di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit. - Instagram @labkesdadki
Laboratorium satelit Covid-19 di dalam kontainer yang berlokasi di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit. - Instagram @labkesdadki

Bisnis.com, JAKARTA – Deteksi virus corona berbasis polymerase chain reaction (PCR) di DKI Jakarta melampaui target WHO.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Ani Ruspitawati saat memaparkan update kasus Covid-19 di DKI Jakarta, Minggu (14/6/2020), mengatakan bahwa secara kumulatif, pemeriksaan PCR sampai dengan 13 Juni 2020 sebanyak 202.619 sampel.

Pada 13 Juni 2020, dilakukan tes PCR pada 4.426 orang, 3.308 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 115 positif dan 3.193 negatif.

Total tes PCR pada kasus baru adalah 9.241 test per 1 juta penduduk per minggu.

“Hal ini sudah melebihi target WHO, yakni 1.000 test per 1 juta penduduk per minggu,” kata Ani.

Sementara itu, total sebanyak 179.213 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif Covid-19 sebesar 4 persen, dengan rincian 6.623 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan 172.590 orang dinyatakan non-reaktif.

Untuk kasus positif Covid-19, ujarnya, ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR dan apabila hasilnya positif dilakukan rujukan ke Wisma Atlet atau RS atau dilakukan isolasi secara mandiri di rumah.

"Bagi masyarakat, kami imbau untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, selalumencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak antarorang minimal 1,5 - 2 meter," imbaunya.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta mencatat bahwa pada 14 Juni penambahan jumlah kasus positif Covid-19 sebanyak 115 kasus, dengan demikian jumlah kumulatif kasus positif  Covid-19 sebanyak 8.863 kasus.

Dari jumlah tersebut, 4.091 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 571 orang meninggal dunia. Sementara itu, 1.368 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.833 orang melakukan self isolation di rumah.

Sedangkan, untuk orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 20.101 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 13.656 orang.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR, dengan membangun Laboratorium Satelit Covid-19, berlokasi di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu dan RSUD Duren Sawit sejak 9 April 2020 dan membangun jejaring dengan 41 laboratorium pemeriksa Covid-19.

Secara kumulatif, pemeriksaan PCR sampai dengan 13 Juni 2020 sebanyak 202.619 sampel. Pada 13 Juni 2020, dilakukan tes PCR pada 4.426 orang, 3.308 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 115 positif dan 3.193 negatif.

Sementara itu, total sebanyak 179.213 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif Covid-19 sebesar 4 persen, dengan rincian 6.623 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan 172.590 orang dinyatakan non-reaktif.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top