Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Revitalisasi Empat Stasiun KRL, Anies Sebut Angka Rp25 Miliar

Revitalisasi stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) terpadu Senen, Sudirman, Juanda dan Tanah Abang menghabiskan dana Rp25 miliar.
Kawasan penataan integrasi antarmoda Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2020)./ANTARA-Devi Nindy
Kawasan penataan integrasi antarmoda Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2020)./ANTARA-Devi Nindy

Bisnis.com, JAKARTA - Dana senilai Rp25 miliar dikucurkan untuk revitalisasi empat stasiun kereta api di Jakarta.

Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait revitalisasi stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) terpadu Senen, Sudirman, Juanda dan Tanah Abang.

"Kalau kemarin untuk empat stasiun yang direvitalisasi menjadi stasiun terpadu, dana yang dihabiskan adalah Rp25 miliar," kata Anies menjawab pers selepas peresmian empat stasiun terpadu di Jakarta, Rabu (17/6/2020).

Dana untuk merevitalisasi empat stasiun menjadi terpadu tersebut merupakan dana yang dimiliki PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ) yang merupakan perusahaan patungan antara PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta.

Dengan dana itu, empat stasiun yang dimulai pengerjaannya pada 10 Januari 2020 tersebut ditargetkan selesai pada Maret 2020. Namun proyek tersebut tertunda karena merebaknya Corona Virus Desease 2019 (Covid-19).

"Proyek ini sendiri sebenarnya selesai pertengahan Mei 2020, tapi kita tidak akan meresmikan sampai PSBB masa transisi dimulai. Sesungguhnya bisa diresmikan Mei, tapi dalam masa PSBB, kita tunda sampai bulan Juni," ucap Anies.

Ke depannya, direncanakan ada empat stasiun lagi yang akan dibuat terpadu juga yakni Manggarai, Tebet, Gondangdia dan Palmerah, serta diusulkan satu lagi stasiun yang direvitalisasi yakni Stasiun Kota Tua.

"Ini kelihatannya setiap peresmian ada satu usulan lagi. Jadi saat ini usulannya adalah Kota Tua, jika ini jadi, Pemprov saat ini sedang dalam proses penataan di sana," kata Anies.

Untuk lima stasiun tersebut, secara total diprediksi menggunakan dana Rp40 miliar dengan target penyelesaian antara tiga hingga lima bulan.

"Proses kemarin [empat stasiun] secara total lima bulan. Tapi dengan pengalaman itu, Insyaallah ke depan kita bisa mengerjakan lima stasiun bisa selesai dalam tiga bulan," kata Anies.

Saat ini, empat stasiun yang diperbaharui tersebut adalah dari fisik stasiun yang diperindah termasuk penambahan petunjuk jalan (signage dan way finding) berstandar internasional untuk kenyamanan pengguna layanan.

Selain itu, ditata sedemikian rupa untuk keperluan integrasi berbagai moda transportasi seperti MRT, TransJakarta, Kereta Bandara, Angkutan Kota, hingga ojek motor.

"Harapannya agar nanti di Jakarta bisa terwujud fasilitas kendaraan umum masal yang terintegrasi. Karena kita tahu persis bahwa ketika kendaraan umum itu tersedia tapi tidak terintegrasi, maka masyarakat tidak akan menggunakannya dengan optimal, dan ini hampir tidak mungkin kita bisa kerjakan bila tidak terjadi kolaborasi," ucap Anies.

Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta Kementerian Perhubungan meresmikan empat stasiun terpadu sekaligus pada Rabu siang.

Empat stasiun yang diresmikan itu adalah Stasiun Juanda, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Sudirman.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Editor : Saeno
Sumber : Antara

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper