Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Daftar 68 Klaster Covid-19 Perkantoran di Jakarta dengan 440 Kasus

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia membenarkan adanya 68 klaster perkantoran terkait dengan penyebaran Covid-19 di wilayah DKI Jakarta per 26 Juli.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 28 Juli 2020  |  15:41 WIB
Karyawan melakukan aktivitas di pusat perkantoran, kawasan SCBD, Jakarta, Senin (8/6/2020). Pekan kedua masa pembatasan sosial berskala berskala besar (PSBB) transisi, Pemprov DKI Jakarta mulai memperbolehkan karyawan di perkantoran kembali bekerja dengan kapasitas karyawan hanya dibolehkan sebanyak 50 persen dari jumlah karyawan dalam satu ruangan. ANTARA FOTO - Muhammad Adimaj
Karyawan melakukan aktivitas di pusat perkantoran, kawasan SCBD, Jakarta, Senin (8/6/2020). Pekan kedua masa pembatasan sosial berskala berskala besar (PSBB) transisi, Pemprov DKI Jakarta mulai memperbolehkan karyawan di perkantoran kembali bekerja dengan kapasitas karyawan hanya dibolehkan sebanyak 50 persen dari jumlah karyawan dalam satu ruangan. ANTARA FOTO - Muhammad Adimaj

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia membenarkan adanya 68 klaster perkantoran terkait dengan penyebaran Covid-19 di wilayah DKI Jakarta per 26 Juli.

Pasalnya, sempat bocor data pemetaan klaster di wilayah DKI Jakarta milik Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 sejak Senin (27/7/2020) kemarin.

“Iya benar, semua informasi orang yang dites dan hasilnya kita kelola dan kemudian kita lacak ke keluarga, ke lingkungan kerja, lingkungan lain, makanya kemudian kenapa kita perlu lacak supaya orang kemudian yang positif bisa kita isolasi,” kata Dwi melalui sambungan telepon, di  Jakarta, Selasa (28/7/2020).

Dwi menerangkan bahwa dari 68 klaster perkantoran itu terdapat 440 kasus terkonfirmasi positif yang telah dihimpun sejak awal masa pandemi COvid-19 atau sebelum pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Berdasarkan data itu, sebelum 4 Juni atau PSBB transisi jumlah kasus terkonfirmasi positif di perkantoran ada 43 kasus. Setelah PSBB transisi bergulir terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 397 orang. Dengan demikian, terdapat 440 kasus terkonfirmasi positif di 68 kantor hingga saat ini.

Berikut rincian lokasi klaster penularan Covid-19 di perkantoran Ibu Kota:

Kementerian 132 orang:
- Kementerian Keuangan 25 orang
- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 22 orang
- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 15 orang
- Kementerian Kesehatan 10 orang
- Kementerian Pemuda dan Olah Raga 10
- Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Badan Litbangkes) 8 orang
- Kementerian Pertanian 6 orang
- Kementerian Perhubungan 6 orang
- Kementerian Kelautan dan Perikanan 6 orang
- Kementerian Luar Negeri 3 orang
- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi 3 orang
- Kementerian Komunikasi dan Informatika 3 orang
- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral 9 orang
- Kementerian Pertahanan 2 orang
- Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia 1 orang
- Kementerian Riset dan Teknologi / Badan Riset dan Inovasi Nasional 1 orang
- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 1 orang
- Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 1 orang

Kantor pemerintah di DKI 165 orang:
- Suku Dinas  Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Utara 23 orang
- Samsat Polda Metro Jaya 20 orang
- Dinas Kesehatan DKI 18 orang
- Lembaga Administrasi Negara (LAN) 17 orang
- PLN 7 orang
- Kelurahan Karang Anyar 7 orang
- Kelurahan Cempaka Putih Timur 7 orang
- Kelurahan Cempaka Putih Barat 9 orang
- Badan Tenaga Nuklir Indonesia (BATAN) 5 orang
- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) 5 orang
- Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) 4 orang
- Dinas Perhubungan MT Haryono 4 orang
- Komisi Yudisial 3 orang
- Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) 3 orang
- Dinas UMKM DKI 3 orang
- PTSP Wali Kota Jakarta Barat 3 orang
- Kelurahan Tanjung Priok 3 orang
- Kelurahan Papanggo 3 orang
- Kantor Kecamatan Menteng 2 orang
- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI 2 orang
- Badan Narkotika Nasional (BNN) 2 orang
- Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) DKI 2 orang
- Kantor Camat Koja 2 orang
- Kelurahan Sunter Jaya 2 orang
- Kelurahan Kb. Bawang 2 orang
- Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) 1 orang
- Bhayangkara 1 orang
- Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) 1 orang
- Kantor Kecamatan Cempaka Putih 1 orang
- Suku Badan Pendapatan Daerah 1 orang
- PAMDAL 1 orang
- Polres Jakarta Utara 1 orang
- Dinas Kehutanan 1 orang
- Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) 1 orang

Perusahaan 143 orang:
- Kantor PT Antam 68 orang
- Kimia Farma pusat 20 orang
- ACT 12 orang
- Samudera Indonesia 10 orang
- PMI Pusat 6 orang
- PT Indofood Pademangan 6 orang
- BRI 5 orang
- Pertamina 3 orang
- Indosat 2 orang
- PSTW Kelapa Dua Wetan 2 orang
- Kantin 2 orang
- Siemens Pulogadung 1 orang
- MY Indo Airland 1 orang
- PT NET 1 orang
- Mandiri Sekuritas 1 orang

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perkantoran Virus Corona covid-19
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top