Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Anies Akan Salat Iduladha di Masjid Fatahillah Balai Kota DKI

Pelaksanaan salat Iduladha di Masjid Fatahillah Balai Kota DKI Jakarta akan dilakukan secara terbatas yaitu hanya 500 orang.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 30 Juli 2020  |  15:35 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Salat Jumat di Masjid Fatahillah Balai Kota. Turut menemani Anies, tampak kedua putranya, Mikail dan Kaisar serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. - Istimewa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Salat Jumat di Masjid Fatahillah Balai Kota. Turut menemani Anies, tampak kedua putranya, Mikail dan Kaisar serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Kepala Biro Pendidikan, Mental dan Spiritual Provinsi DKI Jakarta Hendra Hidayat memastikan Masjid Fatahillah Balai Kota DKI Jakarta bakal menggelar salat Iduladha pada Jumat (31/7/2020) besok.

Hendra mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria akan melaksanakan salat Iduladha di Masjid Fatahillah. Namun, kapasitas jemaah bakal dibatasi hanya sekitar 500 orang.

“Besok salat Iduladha di Balai Kota memang terbatas. Jadi undangannya hanya untuk Pak Gubernur, Wagub, Sekda, termasuk para pejabat DKI. Maksimal 500 orang," kata Hendra melalui sambungan telepon, Kamis (30/7/2020).

Menurutnya, dalam kondisi normal Masjid Fatahillah Balai Kota DKI memiliki kapasitas 1.000 - 1.200 jemaah. Namun, pada kondisi pandemi, jumlah jemaah akan dibatasi menjadi hanya sekitar separuhnya.

"Biasanya [kapasitas normal] 1.000 - 1.200 lebih, kan dijarang-dijarangin itu bisa kurang lebih 500 saja," ujarnya.

Dia mengatakan apabila masyarakat ingin melaksanakan Salat Iduladha di Balai Kota DKI, sebaiknya memperhatikan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, membawa sajadah sendiri dan wudhu dari rumah.

"Kalau pun kemudian nanti misalnya, ada masyarakat umum yang mau datang, ya monggo, tapi protokol kesehatan tetap harus diterapkan. Masyarakat umum juga harus membawa misalnya, sajadah sendiri, terus bawa kantong sendiri buat alas kaki, bawa hand sanitizer, dan wudhu sudah dari rumah," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau warganya yang berada di zona merah untuk melaksanakan Salat Iduladha di rumah. Hal itu dilakukan dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona.

"Untuk masyarakat yang berada di wilayah atau zona merah diimbau untuk Salat Id di rumah bersama dengan keluarganya masing-masing, guna membantu mencegah penyebaran Covid-19. Hal ini demi kebaikan, kesehatan dan keselamatan bersama," ujar Kepala Biro Pendidikan, Mental dan Spritual Provinsi DKI Jakarta Hendra Hidayat saat dihubungi, Selasa (28/7/2020).

Dia membeberkan saat ini ada 33 RW di Jakarta yang masuk zona merah. Pemprov DKI, kata dia, juga telah menginstruksikan camat dan lurah untuk melakukan pengawasan.

Sembilan tempat ibadah di DKI Jakarta ditengarai menjadi klaster Covid-19 dengan 114 orang positif Corona, namun angka penularannya bervariasi.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 membeberkan angka positivity rate atau tingkat penularan Covid-19 di sembilan klaster rumah ibadah mencapai 10 hingga 74 persen.

Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah menuturkan selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi fase I terdapat sembilan klaster di lingkungan rumah ibadah dengan total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 114 orang.

“Rumah ibadah ini juga salah satu dari beberapa kegiatan yang sudah mulai beraktivitas, di DKI ada sembilan klaster dengan total kasus 114, “ kata Dewi saat memberi keterangan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pada Rabu (29/7/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta iduladha
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top