Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Fakta-Fakta Tes Virus Corona dan Kasus Covid Jakarta 14 Agustus 2020

Selama sepekan terakhir Jakarta mencatatkan kenaikan positivity rate menjadi sebesar 8 persen dari seluruh tes.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 14 Agustus 2020  |  18:24 WIB
Petugas medis menunjukkan alat tes cepat (rapid test) COVID-19 buatan dalam negeri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (9/7/2020). Pemerintah meluncurkan alat tes cepat COVID-19 yang diberi nama RI-GHA Covid-19 dan menargetkan dapat diproduksi sebanyak 200 ribu rapid pada Juli dan 400 ribu di Agustus 2020. ANTARA FOTO - Arnold
Petugas medis menunjukkan alat tes cepat (rapid test) COVID-19 buatan dalam negeri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (9/7/2020). Pemerintah meluncurkan alat tes cepat COVID-19 yang diberi nama RI-GHA Covid-19 dan menargetkan dapat diproduksi sebanyak 200 ribu rapid pada Juli dan 400 ribu di Agustus 2020. ANTARA FOTO - Arnold

Bisnis.com, JAKARTA -- Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatatkan jumlah tes di Jakarta mencapai 39 persen dari total jumlah tes di seluruh Indonesia.

Berdasarkan data corona.jakarta.go.id per 14 Agustus 2020, jumlah orang yang baru dites PCR di DKI Jakarta sebanyak 5.025 orang, jumlah ini 39 persen dari jumlah orang dites PCR secara nasional sebanyak 12.728 orang.

Adapun, jumlah spesimen dites PCR pada hari yang sama mencapai 6.177 orang. jumlah ini berkontribusi pada 24 persen jumlah tes spesimen di Indonesia yang totalnya mencapai 26.018 orang.

Selain itu, ternyata Jakarta juga sudah memenuhi jumlah tes yang direkomendasikan WHO yaitu dengan mengetes 44.735 tes pada sepekan terakhir. Sedangkan, tes yang direkomendasikan WHO adalah 10.645 per pekan untuk wilayah seukuran Jakarta.

Selanjutnya, selama sepekan terakhir Jakarta mencatatkan kenaikan positivity rate sepekan menjadi sebesar 8 persen dari seluruh tes. Sementara itu, untuk pada 14 Agustus saja, positivity rate DKI Jakarta berada pada angka 5,8 persen. Jumlah itu mendekati rekomendasi WHO di 5 persen dan jauh dari positivity rate nasional sebesar 13 persen.

Kemudian, dalam data Covid-19 DKI Jakarta juga tercatat bahwa total tes PCR yang dilakukan per sejuta penduduk sudah mencapai 46.303. jumlah ini jauh lebih banyak dari total tes per sejuta penduduk secara nasional yang hanya sebanyak 3.836 tes.

Meskipun mencatat beberapa poin positif, secara keseluruhan DKI Jakarta bertambah 575 kasus, menyumbang 28.438 total kasus atau sekitar 21,04 persen konfirmasi terinfeksi Virus Corona di Indonesia dari totalnya 135.123 kasus.

Adapun, kasus sembuh di Jakarta secara kumulatif bertambah 690 kasus sehingga tercatat totalnya 18.528 atau 20,67 persen dari total seluruh Indonesia sebanyak 89.618.

Sementara untuk kasus kematian Jakarta mendapat tambahan 4 kasus sehingga menyumbang 985 kasus atau 16,35 persen dari total 6.021 kasus meninggal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta Virus Corona covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top