Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Demo Buruh Berakhir, Jalan Gatot Subroto Masih Ditutup

Para buruh membubaran diri setelah Ketua Umum KSPI bertemu Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  13:57 WIB
Buruh membubarkan diri usai melakukan aksi di depan Gedung DPR, Selasa (25/8/2020). - Antara/Livia Kristianti)
Buruh membubarkan diri usai melakukan aksi di depan Gedung DPR, Selasa (25/8/2020). - Antara/Livia Kristianti)

Bisnis.com, JAKARTA - Aksi buruh di depan Gedung DPR/MPR telah selesai. Massa Buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia membubarkan diri pada Selasa (25/8/2020) pukul 12.43 WIB.

Buruh yang menutup jalur Gatot Subroto dan TransJakarta itu membubarkan diri usai Sufmi Dasco berkomunikasi secara langsung dengan Presiden KSPI Said Iqbal di atas mobil komando.

Meski massa buruh sudah membubarkan diri secara perlahan, Jalan Gatot Subroto terpantau masih ditutup.

Masih banyak buruh berada di jalur TransJakarta untuk berteduh dan menunggu kawan-kawannya kembali ke bus.

Sebelum tiba di DPR RI, para buruh yang berasal dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Serikat Pekerja Nasional (SPN) dan serikat buruh lainnya yang tergabung dalam KSPI melakukan long march dari depan Gedung TVRI.

Para buruh yang membawa kendaraan pribadi seperti mobil dan motor memarkirkan kendaraannya di sepanjang pintu 10 Gelora Bung Karno (GBK).

KSPI menggelar aksinya menolak Omnibus Law yang saat ini sedang dibahas oleh DPR RI.

Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI, Kahar S Cahyono dalam keterangan tertulis mengatakan aksi mulai digelar pukul 10.30 WIB.

"Agenda menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja dan stop PHK," katanya.

Terlihat dari pakaian yang dikenakan para buruh, cukup banyak buruh yang berasal dari luar Provinsi DKI Jakarta seperti Bekasi dan Karawang (Jawa Barat).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demo buruh

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top