Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Awas, Polusi Udara di Jakarta Diprediksi Memerah

Tingkat polusi udara di Jakarta diprakirakan memerah dalam dua hari mendatang, setelah pada hari ini berada di level kuning alias moderat.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 30 Agustus 2020  |  22:36 WIB
Sejumlah orang menggunakan masker untuk melindungi diri dari polusi udara saat menyeberang di jembatan penyeberangan orang di Sarinah, Jakarta, Senin (9 - 10). Berdasarkan data Indeks Standar Pencemaran Udara, kualitas udara di Jakarta kerap mencapai kondisi tidak sehat bahkan sangat tidak sehat.ANTARA/Galih Pradipta
Sejumlah orang menggunakan masker untuk melindungi diri dari polusi udara saat menyeberang di jembatan penyeberangan orang di Sarinah, Jakarta, Senin (9 - 10). Berdasarkan data Indeks Standar Pencemaran Udara, kualitas udara di Jakarta kerap mencapai kondisi tidak sehat bahkan sangat tidak sehat.ANTARA/Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA - Tingkat polusi udara di Jakarta diprakirakan memerah dalam dua hari mendatang, setelah pada hari ini berada di level kuning alias moderat.

Berdasarkan prakiraan IQAir dalam sepekan mendatang, polusi udara di Jakarta pada Senin (31/8/2020) berada pada level Tidak Sehat untuk Kelompok Sensitif dengan catatan US AQI di angka 105, adapun pada Selasa (1/9/2020) mencatatkan US AQI di angka 138.

Polusi udara di Jakarta tersebut memburuk dibandingkan kondisi pada Minggu (30/8/2020) yang mencatatkan US AQI hanya di angka 96 atau level Moderat.

Level moderat menunjukkan kondisi yang mana orang sensitif harus menghindari aktivitas di luar ruangan karena mereka mungkin mengalami gejala pernapasan.

Adapun level Tidak Sehat untuk Kelompok Sensitif menunjukkan kondisi yang mana masyarakat umum dan individu sensitif pada khususnya berisiko mengalami iritasi dan gangguan pernapasan.

Indeks Kualitas Udara Amerika Serikat (US AQI) adalah salah satu indeks yang paling dikenal untuk mengkomunikasikan kualitas udara. Indeks tersebut mengubah konsentrasi polutan menjadi skala kode warna 0-500, di mana nilai yang lebih tinggi menunjukkan peningkatan risiko kesehatan.

Rentang AQI AS "Baik" (<12μg / m³) sedikit lebih tinggi daripada Pedoman Kualitas Udara WHO (<10μg / m³).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan polusi udara Kendaraan Listrik
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top