Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hasil Tes PCR DKI Hari ini: 1.034 Positif, 5.948 Negatif

Jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 11.824 (orang yang masih dirawat / isolasi). Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 52.321 kasus.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 11 September 2020  |  17:35 WIB
Ilustrasi - Antara/Umarul Faruq
Ilustrasi - Antara/Umarul Faruq

Bisnis.com, JAKARTA - Hari ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan tes PCR terhadap 6.982 orang.

Berdasarkan keterangan resmi Pemprov DKI, Jumat (11/9.2020), dari tes PCR tersebut diketahui 1.034 orang terkonfirmasi positif Covid-19 dan 5.948 orang lainnya negatif.

"Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 68.832. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 56.720," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia.

Menurut Dwi, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR terhadap 9.243 spesimen.

Adapun, jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 11.824 (orang yang masih dirawat / isolasi). 

Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 52.321 kasus.

Dari jumlah tersebut, total 39.115 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 74,8 persen, dan total 1.382 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,6 persen. Sementara itu tingkat kematian Indonesia tercatat sebesar 4,1 persen. 

Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta disebutkan Dwi mencapai 13,4 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 7,1%. Adapun menurut standar WHO persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Terkait penerapan kembali PSBB secara ketat, Pemprov DKI Jakarta menyarankan masyarakat yang akan  memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri Covid-19.

Pemeriksaan dilakukan melalui JakCLM di aplikasi JAKI.

"Melalui JakCLM, masyarakat dapat mengetahui risiko Covid-19 serta mendapatkan berbagai rekomendasi kesehatan sesuai dengan risiko yang dimiliki," ujar Dwi.

Ditambahkan Dwi, kontribusi masyarakat dalam pengisian JakCLM dapat membantu Pemprov DKI Jakarta dalam melakukan pencegahaan penyebaran kasus Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta covid-19

Sumber : PPID

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top