Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tingkat Polusi Udara di Jakarta, 14 September, Merah

Tingkat polusi di Jakarta hari ini Senin (14/9/2020) diprakirakan memerah. Kelompok sensitif direkomendasikan untuk mengurangi aktivitas luar ruangan.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 14 September 2020  |  02:00 WIB
Polusi udara Jakarta. Gambar diambil menjelang Asian Games tahun lalu. - Reuters
Polusi udara Jakarta. Gambar diambil menjelang Asian Games tahun lalu. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Tingkat polusi di Jakarta hari ini Senin (14/9/2020) diprakirakan memerah. Kelompok sensitif direkomendasikan untuk mengurangi aktivitas luar ruangan.

Berdasarkan data Iqair.com, indeks kualitas udara di Jakarta hari ini berada di angka 172 USAQI atau berada di level Unhealty 101-150 USAQI, yang mana kondisi polusinya dapat meningkatkan kemungkinan efek samping dan gangguan jantung dan paru-paru di kalangan masyarakat umum

Level Unhealty setingkat lebih buruk dari Unhealty for Sensitive Groups 101-150 USAQI--yang menunjukkan kondisi yang mana masyarakat umum dan individu sensitif pada khususnya berisiko mengalami iritasi dan gangguan pernapasan.

Bagaimana untuk melindungi diri dari pulusi udara di Jakarta? Tutup pintu untuk menghindari udara luar yang kotor. Selain itu, hindari aktivitas di luar ruangan, terutama bagi kelompok rentan kesehatan. Gunakan masker untuk melindungi diri saat aktivitas di luar.

Ini adalah awal pekan dengan tingkat polusi udara yang kurang baik.

Berikut ini kota di Indonesia dengan polusi paling buruk.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta Polusi Udara Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top