Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wagub DKI Pastikan Perkantoran dan Mal Jalankan Protokol Kesehatan

Peninjauan dilakukan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan selama masa PSBB berjalan dengan lancar serta dijalankan dengan baik dan benar.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 17 September 2020  |  21:01 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria - Bisnis/Nyoman Ary Wahyudi
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria - Bisnis/Nyoman Ary Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA – Memasuki hari keempat pelaksanaan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar, Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melakukan peninjauan di kawasan perkantoran dan mal.

Beberapa lokasi yang ditinjau, Kamis (17/9/2020), yaitu Gedung Perkantoran Wisma Mulia, Kuningan, Jakarta Selatan, serta di Plaza Indonesia dan Hotel Grand Hyatt, Menteng, Jakarta Pusat.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan selama masa PSBB berjalan dengan lancar serta dijalankan dengan baik dan benar.

Ariza mengapresiasi upaya pengelola yang telah menyiapkan tim gugus tugas Covid-19 dalam menerapkan protokol kesehatan.

Menurutnya, setiap perkantoran harus memastikan sarana prasarana pendukung seperti tempat cuci tangan, pengecekan suhu tubuh, serta QR code dalam mengatur traffic flow.

"Kami minta tidak boleh melebihi dari 25 persen jumlah pekerja di setiap perkantoran yang beroperasi. Bahkan kami mengecek cuma tujuh persen yang beroperasi, sehingga kami berterima kasih pada pengelola yang mendukung program pemerintah agar semaksimal mungkin terjalankan PSBB ini," ujarnya melalui keterangan pers, Kamis (17/9/2020).

Lebih lanjut, Ariza mengimbau agar penerapan protokol yang sudah berjalan terus dilakukan secara tertib. Pemprov DKI, ujar Ariza, secara berkala akan menerjunkan personel untuk melakukan pengecekan.

"Mudah-mudahan ini tidak hanya satu, dua, atau tiga hari. Tapi selama dua minggu dan ke depannya semua bisa disiplin, bisa tertib. Kami akan mengecek juga, di mal, pasar secara rutin dan berkala,” tegasnya.

Dia menyebutkan ada lebih dari 6.000 petugas tambahan dari TNI/Polri setiap hari melakukan pengawasan, juga ada 5.000 petugas Satpol PP, dan lebih dari 5.000 ASN Pemprov DKI. 

Mereka melakukan pengawasan setiap hari dari Senin sampai Minggu, pagi, siang, sore bahkan sampai malam.

Ariza mengharapkan kesadaran masyarakat DKI Jakarta, agar lebih disiplin mematuhi peraturan dalam mendukung program PSBB.

"Ini soal kemanusiaan, butuh kesadaran kita bersama, kesungguhan kita melihat ini. Kita juga lihat berapa banyak saudara kita, keluarga kita yang terpapar, bahkan meninggal. Maka jangan menunggu ada musibah baru kita sadar. Sekali lagi, Covid-19 itu ada di antara kita, bahkan mungkin ada di tubuh kita," tegasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

covid-19 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top