Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Camat Kelapa Gading Meninggal Karena Virus Corona

Camat Kelapa Gading sempat berobat ke dokter dengan keluhan gejala demam disertai batuk.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 19 September 2020  |  19:22 WIB
Suasana pemakaman TPU Pondok Ranggon,  di Jakarta, Selasa (8/9/2020). Petugas administrasi TPU Pondok Ranggon mengatakan saat ini jumlah makam yang tersedia untuk jenazah dengan protokol Covid-19 tersisa 1.069 lubang makam, dan diperkirakan akan habis pada bulan Oktober apabila kasus kematian akibat Covid-19 terus meningkat. ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja
Suasana pemakaman TPU Pondok Ranggon, di Jakarta, Selasa (8/9/2020). Petugas administrasi TPU Pondok Ranggon mengatakan saat ini jumlah makam yang tersedia untuk jenazah dengan protokol Covid-19 tersisa 1.069 lubang makam, dan diperkirakan akan habis pada bulan Oktober apabila kasus kematian akibat Covid-19 terus meningkat. ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA- Camat Kelapa Gading, Jakarta Utara, Muhamad Harmawan meninggal dunia karena infeksi virus corona (Covid-19) yang hinggap di paru-parunya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, mengungkapkan, Harmawan meninggal dunia pada pukul 11.50 WIB di RSPI Sulianti Saroso, karena ARDS dan hiperkoagulopati akibat infeksi Covid-19. Harmawan dirawat di RSPI Sulianti Saroso selama 4 hari, sejak 14 September 2020.

"ARDS sendiri adalah suatu kondisi gangguan pernapasan yang tiba-tiba yang menghambat proses pertukaran oksigen. Hal ini dapat terjadi salah satunya karena infeksi virus atau bakteri, sehingga terjadi kerusakan di saluran nafas dan mengganggu fungsi paru-paru,” tulis Widyastuti dalam keterangan resmi, Sabtu (19/9/2020).

Adapun infeksi virus corona tersebut juga merusak berbagai organ, salah satunya pembuluh darah. Kerusakannya membuat sumbatan di pembuluh darah (hiperkoagulopati), sehingga mengganggu proses pertukaran oksigen di pembuluh darah.

Widyastuti menambahkan, sebelum dirawat di RS, Harmawan sempat berobat ke dokter dengan keluhan gejala demam disertai batuk. Dalam contact tracing yang dilakukan oleh pihak Puskesmas, didapatkan hasil pemeriksaan swab terhadap sopir almarhum menunjukkan positif Covid-19.

Di samping itu, Wali Kota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko, menuturkan, Harmawan akan dimakamkan dengan protokol Covid-19. "Almarhum akan dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Blok AA1 blad 093," ujarnya.

Sigit juga menyebut, Harmawan adalah sosok yang santun dan pekerja keras. "Tentu ini kehilangan yang amat besar. Beliau punya dedikasi dan loyalitas yang tinggi, dan sosok Ayah yang amat menyayangi keluarga. Atas nama Almarhum, atas nama keluarga, saya juga mengucapkan permohonan maaf apabila selama beliau bertugas, di dalam berinteraksi, ada tutur kata yang salah dari beliau. Insya Allah kita semua sudah memaafkan dan yang dikenang adalah budi baik dari Almarhum," imbuhnya.

Harmawan wafat di usia 47 tahun, meninggalkan seorang istri dan 2 anak laki-laki. Untuk diketahui, Harmawan menjabat sebagai Camat Kelapa Gading sejak 2019.

Sebelumnya, Harmawan pernah menjadi staf Walikota Administrasi Jakarta Utara, Kasubag Verifikasi Bagian Keuangan Setko Administrasi Jakarta Utara tahun 2005-2008, Kasubag Anggaran Bagian Keuangan Setko Administrasi Jakarta Utara tahun 2008 - 2014, Kasubag Rumah Tangga Bagian Umum dan Protokol Setko Administrasi Jakarta Utara tahun 2015-2016, serta Kabag Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Setko Administrasi Jakarta Utara tahun 2017 - 2019.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta kelapa gading covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top