Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ternyata Ini Penyebab Jalan di Depan TPU Karet Bivak Tergenang

"Kemarin sebenarnya genangan terjadi hanya 15 menit. Sebenarnya di kawasan ini tidak pernah ada genangan, makanya kami cek ini mulut air dan tali airnya"
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 September 2020  |  12:27 WIB
Petugas memeriksa saluran air di depan TPU Karet Bivak - Antara
Petugas memeriksa saluran air di depan TPU Karet Bivak - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Suku Dinas Bina Marga bersama Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat mengecek kondisi saluran air dengan membongkar beberapa bagian trotoar di dekat TPU Karet Bivak yang sempat terjadi genangan pada Senin (21/9) malam.

"Kemarin sebenarnya genangan terjadi hanya 15 menit. Sebenarnya di kawasan ini tidak pernah ada genangan, makanya kami cek ini mulut air dan tali airnya. Sudah baik dan cukup" kata Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat Rakim Sastranegara saat ditemui di dekat TPU Karet Bivak, Selasa (22/9/2020).

Berdasarkan pantauan di lokasi, terdapat lebih dari 10 petugas Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat yang membongkar trotoar dan melakukan pemasangan ulang usai pengecekan saluran air dilakukan.

Para petugas menambal kembali trotoar yang sempat dibongkar  Tidak hanya itu, beberapa petugas juga memperbaiki kemiringan mulut air sehingga nantinya jika terjadi hujan maka air lebih mudah masuk ke saluran air.

Kondisi mulut air di trotoar depan TPU Karet Bivak ini melebihi standar nasional. Sebenarnya sudah sangat baik, karena standarnya mulut air di trotoar harus ada perenam meter.

"Tapi di sini setiap 1,8 meter saja ada saluran mulut air," kata Rakim menjelaskan kondisi infrastruktur saluran air di trotoar depan TPU Karet Bivak.

Kepala Seksi Pemeliharaan Suku Dinas Sumber Dinas Air (SDA) Jakarta Pusat Glen Santista mengatakan berdasarkan penelusuran, genangan yang terjadi di TPU Karet Bivak terjadi karena Kali Krukut volumenya juga tinggi pada Senin malam.

"Tadi tim SDA juga sudah cek, tidak ada sumbatan di jalur saluran airnya. Memang ketinggian air di Kali Krukutnya juga tinggi semalam karena hujan, jadi ya airnya tidak bisa langsung bergerak," ujar Glen saat ditemui di dekat Saluran Kali Krukut, Jalan Penjernihan 1, Jakarta Pusat.

Saluran air TPU Karet Bivak tersambung langsung dengan saluran Kali Krukut karena seluruhnya terhubung ke satu pintu air. Yaitu Pintu Air Karet yang merupakan bagian dari saluran Banjir Kanal Barat.

Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur seluruh wilayah Jakarta pada Senin (21/9) malam dan menyebabkan beberapa wilayah tergenang karena tingginya curah hujan.

Sebanyak 49 Rukun Tetangga (RT) terdampak genangan yang diakibatkan oleh hujan yang mengguyur Jakarta sekitar pukul 18.45 WIB itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Banjir Jakarta

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top