Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jakarta Diprediksi Lalui Gelombang Pertama Covid-19 Sebelum Akhir Tahun

Cakupan testing di DKI Jakarta cenderung stabil dalam batas yang telah ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 22 September 2020  |  14:59 WIB
Tugu Peringatan Covid-19 di Kecamatan Pasar Rebo yang terletak di Jalan Raya Kalisari (pertigaan gentong). - JIBI/Bisnis/Nancy Junita
Tugu Peringatan Covid-19 di Kecamatan Pasar Rebo yang terletak di Jalan Raya Kalisari (pertigaan gentong). - JIBI/Bisnis/Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA - Epidemiolog dari Griffith University Dicky Budiman memperkirakan Provinsi DKI Jakarta melampui gelombang pertama Pandemi Covid-19 pada sebelum akhir tahun 2020.

Dicky berpendapat prediksi itu berdasar pada cakupan testing DKI Jakarta yang cenderung stabil dalam batas yang telah ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Untuk DKI Jakarta dan sekitarnya bisa diperkirakan sebelum akhir tahun ini gelombang pertama bisa selesai. Bahwa DKI Jakarta bisa mengalami gelombang berikutnya tentunya tetap ada,” ujar Dicky melalui pesan suara dari Australia, Selasa (22/9/2020).

Stabilitas kapasitas testing, menurut Dicky, memiliki modal yang pasti secara keilmuan untuk melandaikan kurva pandemi di DKI Jakarta.

Kendati demikian, dia mengatakan, sulit untuk memprediksi puncak pandemi secara nasional. Dia beralasan karakteristik Indonesia terbilang unik karena merupakan negara kepulauan.

Dengan demikian, masing-masing daerah memiliki capaian yang berbeda dalam menangani Covid-19.

“Jadi Indonesia ini punya karakteristik yang khusus karena negara kepulauan sehingga kalau bicara puncak kurva pandemi di Indonesia belum bisa diprediksi dengan tepat, yang jelas bukan tahun ini untuk Indonesia,” ujarnya.

Dia juga menambahkan secara nasional kondisi kurva Covid-19 masih terbilang kritis hingga kuartal pertama tahun 2021.

“Itu terlihat karena terutama belum meratanya cakupan strategi testing-nya, tracing-nya yang belum merata di semua wilayah dan juga belum merujuk pada target yang ditetapkan WHO yakni 1 per 1.000 orang per minggu,” kata dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta covid-19
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top