Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Viral Penjarahan di Mal Thamrin City, Ini Klarifikasi Polres Jakpus

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto menjelaskan bahwa pihaknya sudah berada di lokasi tersebut untuk memastikan info berupa video yang dibagikan oleh pemilik akun media sosial Twitter @Kerakte40975119 dan kini viral di media sosial.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 14 Oktober 2020  |  00:06 WIB
Demo mahasiswa menolak UU Cipta Kerja di dekat Istana, Kamis (8/10/2020). JIBI - Bisnis/Rayful Mudassir
Demo mahasiswa menolak UU Cipta Kerja di dekat Istana, Kamis (8/10/2020). JIBI - Bisnis/Rayful Mudassir

Bisnis.com, JAKARTA - Polres Metro Jakarta Pusat menegaskan bahwa Mal Thamrin City yang berada di Jalan KH Mas Mansyur Jakarta Pusat tidak dijarah massa aksi penolak RUU Cipta Kerja atau omnibus law.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto menjelaskan bahwa pihaknya sudah berada di lokasi tersebut untuk memastikan info berupa video yang dibagikan oleh pemilik akun media sosial Twitter @Kerakte40975119 dan kini viral di media sosial.

"Informasi itu tidak benar, saya sudah cek ke lokasi dan semuanya aman, tidak ada penjarahan," tutur Heru kepada Bisnis, Selasa (13/10) malam.

Menurut Heru, Polres Metro Jakarta Pusat tengah memburu pemilik akun media sosial Twitter itu karena diduga telah menyebarkan hoaks tentang adanya penjarahan di Mal Thamrin City Jakarta Pusat.

"Kami akan selidiki pemilik akun itu," katanya.

Berikut video tentang penjarahan tersebut yang disebut polisi sebagai hoaks.  

Akan tetapi, beberapa pengguna akun lain di Twitter juga menyebarkan video tentang aksi massa di Thamrin City dengan penampakan yang lebih jelas seperti di video berikut: 

 

Berikut ini kumpulan video yang diunggah warganet lainnya. 

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demo thamrin city cipta kerja
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top