Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Covid-19 DKI Jakarta 17 Oktober: Kasus Positif Bertambah 914

Dari pengujian harian terhadap 10.921 spesimen pada Sabtu (17/10/2020) hari ini, sebanyak 914 kasus positif baru teridentifikasi.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 17 Oktober 2020  |  18:00 WIB
Covid-19.  - Antara
Covid-19. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pengujian harian terhadap 10.921 spesimen untuk melacak perkembangan kasus Covid-19, Sabtu (17/10/2020). Dari jumlah spesimen tersebut, sebanyak 8.518 pasien dites PCR.

Hasil tes menunjukkan bahwa 914 kasus positif baru telah teridentifikasi di Ibu Kota. Sementara, jumlah pengetesan terhadap 7.604 pasien lain berujung negatif.

"Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 974 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 60 kasus dari tanggal 14 dan 15 Oktober yang baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 105.963. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 74.441," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pemprov DKI Dwi Oktavia.

Dengan penambahan tersebut, kini total kasus kumulatif di Jakarta telah mencapai 93.351. Dari jumlah tersebut, 78.062 di antaranya dinyatakan sembuh dan 2.032 meninggal. Artinya, kini kasus aktif berjumlah13.262.

Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 10,0%, sedangkan persentase kasus positif secara total berkisar 8,3 persen. 

Sejak pekan ini, Pemprov DKI Jakarta telah kembali mengubah status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total menjadi PSBB transisi.

Kendati demikian, Pemprov tetap meminta masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri Covid-19 melalui JakCLM di aplikasi JAK.+

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top