Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Anies: Kasus Covid-19 DKI Melonjak Setelah Warga Long Weekend ke Bandung dan Semarang

Anies berharap pemerintah pusat meninjau ulang kebijakan cuti bersama dan libur panjang akhir 2020.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 01 Desember 2020  |  09:23 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menerima Kapolda Metro JayaIrjen Pol Fadil Imran di Balai Kota DKI Jakarta pada Senin (23/11/2020). - Istimewa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menerima Kapolda Metro JayaIrjen Pol Fadil Imran di Balai Kota DKI Jakarta pada Senin (23/11/2020). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan terjadi lonjakan kenaikan kasus positif setelah libur panjang (long weekend) pada 28 Oktober-1 November 2020.

Dia menuturkan kenaikan kasus positif terbanyak tercatat di klaster keluarga. Hal itu diungkapkan Anies saat Rapat Koordinasi (Rakor) Virtual Penanganan Covid19 di DKI Jakarta dan Bali di Kantor Kemenko Marves, Senin (30/11/2020)

"Setelah kami lakukan pelacakan dan penelusuran mayoritas keluarga ini bepergian ke Bandung, Semarang, Lampung, dan beberapa tempat di Jawa Timur,” katanya dalam siaran pers yang diterbitkan Kemenko Marves RI, Selasa (1/12/2020).

Dengan munculnya klaster keluarga ini, Anies berharap agar pemerintah pusat meninjau ulang kebijakan libur dan cuti bersama saat akhir tahun 2020.

Berdasarkan data Satgas Covid-19, terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi positif di DKI Jakarta pada periode 25-30 November 2020 sebanyak 8.598 kasus dari 5.168 kasus pada periode 28 Oktober – 3 November 2020.

Sedikit berbeda dengan DKI Jakarta, jumlah kasus terkonfirmasi positif di Provinsi Bali meningkat usai gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Jadi di kami Pilkada penyumbang kasus terkonfirmasi positif terbesar. Dari KPPS banyak ditemukan kasus positif. Lalu kami lakukan tracing lebih luas,” tutur Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra dalam kesempatan yang sama.

Pemprov Bali juga melakukan penelusuran dan test ke seluruh pelaku jasa pariwisata di Pulau Dewata.

Kasus terkonfirmasi positif di Bali naik dari 386 kasus pada periode 28 Oktober-3 November 2020 menjadi 823 kasus pada 25-30 November 2020.

“Dari mereka ditemukan beberapa kasus positif,” kata Sekda Indra.

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta kepada semua pihak yang berwenang untuk turut mengevaluasi pelaksanaan Pilkada dan dampak libur panjang pada akhir Oktober terhadap peningkatan kasus terkonfirmasi positif dan angka kematian.

Hasil tersebut menurutnya penting untuk menentukan kebijakan libur panjang akhir tahun 2020.

Khusus untuk wilayah Bali, Menko Luhut meminta agar pemerintah daerah menambah fasilitas isolasi terpusat terutama di Tabanan.

“Kalau di kabupaten, hotel tidak cukup, ya geserlah. Yang penting pisahkan secepatnya dari keluarga yang masih sehat,” tegasnya.

Rakor tersebut dihadiri Ketua BNPB Doni Monardo, Pangdam IX Udayana Maruli Simanjuntak, Pangdam Jaya Dudung Abdurachman, Kapolda Metro Jaya Fadil Imran, Wakapolda Bali, Dirjen Farmalkes Kemenkes Engko Sosialine, dan Dirjen Yankes Kemenkes Prof. Kadir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anies baswedan Liburan cuti bersama Libur Natal & Tahun Baru Luhut Pandjaitan
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top