Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

33 Orang Teken Petisi Tolak Gaji DPRD DKI Naik, Fraksi PSI Nihil

Setelah diteliti, tak satu pun nama anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI turut menandatangani petisi itu.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 04 Desember 2020  |  11:27 WIB
Presiden Joko Widodo menghadiri ulang tahun keempat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di ICE ICE BSD, Minggu (11/11). - Twitter PSI
Presiden Joko Widodo menghadiri ulang tahun keempat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di ICE ICE BSD, Minggu (11/11). - Twitter PSI

Bisnis.com, JAKARTA - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andy Budiman membuat petisi penolakan kenaikan gaji anggota DPRD DKI Jakarta melaui laman change.org.

Dalam petisi tersebut tertulis 33 nama yang disebut sebagai penandatangan. Namun, setelah diteliti, tak satu pun nama anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI.

Dikutip dari laman https://dprd-dkijakartaprov.go.id/fraksi/partai-solidaritas-indonesia/, terdapat delapan wakil PSI di dalam DPRD DKI Jakarta yakni Idris Ahmad sebagai Ketua, kemudian Wakil Ketua Justin Adrian, dan posisi sekretaris diisi Anthony Winza Probowo.

Kemudian, Viani Limardi, August Hamonangan, William Aditya Sarana, Anggara Wicitra Sastroamidjojo, dan Eneng Malianasari tercatat sebagai anggota.

Dikutip dari unggahan akun Twitter @psi_id, Kamis (3/12/2020), Ketua DPW FPI Jakarta Michael Sianipar memastikan bahwa penolakan atas kenaikan pendapatan anggota DPRD DKI Jakarta adalah sikap partai, termasuk Fraksi PSI di DPRD DKI.

“Bro @michaelsianipar menjelaskan bahwa DPW PSI Jakarta tegas menolak adanya kenaikan pendapatan anggota DPRD DKI dengan memberikan instruksi kepada fraksi untuk menyampaikan pandangan umum menolak saat sidang paripurna. Itu menjadi sikap resmi & final,” cuit akun tersebut.

Sebelumnya diberitakan, bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyetujui pagu dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Tahun Anggaran 2021.

Hal itu diungkapkan oleh Anggota Banggar DPRD DKI Abdul Aziz saat dihubungi ihwal hasil rapat Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta bersama dengan pihak legislatif di Cempaka Resort, Cipayung, Bogor, Jawa Barat pada Kamis (3/12/202).

Persetujuan itu termasuk di dalamnya soal pagu tentang besaran anggaran Rencana Kerja Tahunan (RKT) Anggota DPRD DKI Jakarta Tahun 2021 senilai Rp8,3 miliar per anggota dewan. Jumlah ini mencakup gaji dan tunjangan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dprd dki partai solidaritas indonesia
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top