Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemakaman dengan Protab Covid-19 Melonjak, DKI Tambah Liang Lahat

Berdasarkan data resmi, rata-rata pemakaman menggunakan protokol Covid-19 di DKI Jakarta menyentuh 100 jenazah per hari setelah libur akhir tahun.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  17:54 WIB
Petugas memakamkan jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Selasa (8/9/2020). ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja
Petugas memakamkan jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Selasa (8/9/2020). ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menambah kapasitas liang lahat bagi pemakaman pasien konfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia di wilayah DKI Jakarta.

Pasalnya, tingkat kematian pasien terkonfirmasi positif Covid-19 maupun pemakaman jenazah dengan menggunakan protokol Covid-19 setelah libur panjang meningkat drastis. Berdasarkan data resmi, rata-rata pemakaman menggunakan protokol Covid-19 di DKI Jakarta menyentuh 100 jenazah per hari setelah libur akhir tahun.

“Terkait pemakaman, memang jumlahnya dalam beberapa pekan ini kan ada peningkatan pasien Covid-19 yang meninggal tentu juga membutuhkan sarana prasarana dukungan pemakaman,” kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta pada Jumat (22/1/2021).

Ariza mengklaim pihaknya telah menambah luasan sejumlah lahan yang tersedia. Sembari, menambah pengadaan lahan baru.

“Pemprov sudah menambah luasan dari pada pemakaman di beberapa tempat seperti di Srengseng, Bambu Wulung, Semper, Joglo, dan pemakaman umum lainnya,” tuturnya.

Dengan demikian, dia meminta masyarakat DKI Jakarta untuk tidak khawatir ihwal infrastruktur pemakaman jenazah di tengah meningkatnya kasus konfirmasi positif Covid-19 di Ibu Kota.

“Sekalipun di Srengseng sudah penuh, itu sudah disiapkan tempat lain, termasuk di Rorotan. Sekali lagi, warga Jakarta tidak perlu khawatir,” kata dia.

Sebelumnya, Kepala Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan Winarto membeberkan TPU Srengseng Sawah tinggal tersisa 79 petak makam setelah sepuluh hari dialihfungsikan menjadi lahan pemakaman Covid-19.

"Kan kita buka pemakaman Covid-19 karena Tegal Alur dan Pondok Rangon penuh. Ternyata kondisi kita terbatas. Berjalan 10 hari tinggal sisa 79 petak makam,” kata Winarto melalui sambungan telepon pada Kamis (21/1/2021).

Menurut Winarto, TPU Srengseng Sawah sebelumnya telah menampung lebih dari 400 jenazah Covid-19. Adapun daya tampung TPU itu dipatok sebesar 500 petak makam.

Dia menambahkan pihaknya melakukan pemakaman rata-rata 50 jenazah per harinya. Adapun rekor pemakaman sempat menyentuh di angka 63 orang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta Pemprov DKI Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top