Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi Segel Kutabex JV Food and Sport Center di Tambora

Dari luar memang terlihat tutup dan gelap. Begitu masuk melalui pintu samping, ada macam live music, beberapa room karaoke dan jumlahnya melebihi kapasitas yang ada.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Februari 2021  |  06:00 WIB
Sidak prokes dan penyegelan usaha
Sidak prokes dan penyegelan usaha "Kutabex JV Food and Sport Center" karena ditemukan pelanggaran aturan jam operasional PPKM di kawasan kawasan Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (7/2/2021). - Antara\\r\\n\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Tempat usaha "Kutabex JV Food and Sport Center" di kawasan kawasan Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat disegel lantaran kedapatan melanggar aturan jam operasi di saat PPKM, Minggu (7/2/2021) sore.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo membenarkan  telah melakukan operasi PPKM di kedua tempat usaha dan menemukan adanya pelanggaran.

"Benar, kami gelar operasi PPKM dan mendapati tempat usaha tersebut melanggar prokes, buka lebih dari pukul 19.00 WIB," kata Ady di Jakarta, Minggu (7/2/2021) malam.

Razia disiplin penegakan protokol pencegahan penyebaran Virus Corona dilakukan bersama TNI dan Satpol PP Jakarta Barat, dan dipimpin oleh Kanit 1 Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKP Arif Purnama Oktora.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Ronaldo Maradona Siregar melanjutkan, dari hasil operasi di sana, tempat usaha tersebut sudah lakukan pelanggaran serius lantaran buka melebihi jam operasional.

"Ada pelanggaran yang cukup serius, yakni melanggar jam operasional selama PPKM dan protokol kesehatan," kata Ronaldo.

SMmenurut AKP Arif, Kutabex yang terdiri dari dua lantai itu dari luar tampak sepi aktivitas pengunjung. Namun, saat petugas memeriksa ke dalam, isinya ada puluhan pengunjung yang tidak mengenakan masker dan mengabaikan jaga jarak.

"Dari luar memang terlihat tutup dan gelap. Begitu masuk melalui pintu samping, ada macam live music, beberapa room karaoke dan jumlahnya melebihi kapasitas yang ada," kata Arif.

Para pengunjung pun langsung dilakukan tes cepat guna mengetahui apakah ada yang tertular Covid-19 atau tidak.

"Kemudian oleh Satpol PP langsung segel selama 3X24 jam. Pemilik tempat kita bawa untuk dimintai keterangan," kata Arif.

Seperti diketahui, berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, perpanjangan PPKM Jawa - Bali dilakukan dengan sedikit melonggarkan aturan jam operasional mal, restoran dan sebagainya menjadi 20.00 WIB.

Selain itu, poin dalam instruksi kebijakan PPKM mengatur pembatasan tempat kerja dengan 75 persen work from home (WFH) dan 25 persen sisanya diperbolehkan work from office (WFO).

Lalu, melaksanakan kegiatan belajar secara daring, untuk sektor usaha kebutuhan pokok masyarakat boleh beroperasi 100 persen dengan pembatasan jam operasional dan penerapan protokol kesehatan.

Kegiatan usaha restoran dibatasi layanan makan di tempat hanya 25 persen kapasitas, untuk layanan pesan antar diperbolehkan sesuai jam operasional pukul 20.00 WIB.

Mengizinkan kegiatan konstruksi beroperasi 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Untuk kegiatan di tempat ibadah tetap dapat dilaksanakan, dengan pembatasan kapasitas sebesar 50 persen dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tempat hiburan malam Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top