Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Banjir Jakarta, PSI: Anies Jangan Salahkan Pihak Lain! 

Anggota Fraksi PSI DKI Jakarta Justin Untayana meminta agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak menyalahkan pihak lain, apalagi pemerintah kota Bogor dan Depok. 
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 20 Februari 2021  |  17:21 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah berpose dalam acara Webinar Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta pada Selasa (24/11/2020) - JIBI - Nyoman Ary Wahyudi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah berpose dalam acara Webinar Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta pada Selasa (24/11/2020) - JIBI - Nyoman Ary Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA - Banjir terjadi secara merata di seluruh wilayah Jakarta pada Sabtu (20/2/2021). Menurut data curah hujan dan Tinggi Muka Air (TMA), banjir ini terjadi akibat hujan lokal yang terjadi sejak Jumat malam.

Anggota Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta Justin Untayana meminta agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak menyalahkan pihak lain, apalagi pemerintah kota Bogor dan Depok. 

Menurut data curah hujan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), memang terjadi hujan lebat di Jakarta, terutama di bagian selatan. Namun, pintu air Katulampa dan Depok situasinya siaga 4 alias masih normal.

"Bisa dikatakan bahwa banjir hari ini akibat hujan yang turun di wilayah Jakarta, bukan air kiriman dari hulu di Bogor. Pak Anies sebagai gubernur tidak bisa menyalahkan siapa-siapa kecuali dirinya sendiri,” kata Justin Untayana dalam keterangan resmi, Sabtu (20/2/2021).

Justin juga melayangkan kritik sikap Anies yang selalu menghindar jika ditanya tentang solusi banjir di DKI Jakarta. Saat terjadi banjir berkali-kali pada Januari-Februari 2020, Anies hanya menghimbau warga agar waspada. Di sisi lain, Pemprov DKI fokus pada penanganan korban banjir. 

Menurutnya, Anies sudah menjabat sebagai Gubernur DKI cukup lama, yaitu 3 tahun 4 bulan. Karena itu, wajar apabila warga menagih solusi dan hasil kerja yang bisa dirasakan secara nyata untuk mencegah banjir di Ibu Kota. 

"Jadi, kalau ditanya solusi banjir, jangan cuma diam atau malah menyalahkan cuaca dan pihak-pihak lain,” ucap Justin.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan penjelasan ihwal kendala yang mengadang tercapainya target banjir surut dalam waktu enam jam di wilayah DKI Jakarta. Saat meninjau Pintu Air Manggarai Jakarta Pusat, Sabtu (20/2/2021), Anies menjelaskan target enam jam banjir surut di wilayah Ibu Kota itu sebenarnya terhitung dari saat debit air di sungai normal atau hujan berhenti.

"Nah, yang terjadi adalah hujannya berhenti, tapi aliran dari hulu masih jalan terus sehingga di situlah menjadi kendala tersendiri. Catatan bahwa air kiriman dari kawasan hulu, dan dari kawasan tengah, kawasan hulu itu kawasan Bogor, kawasan tengah itu kawasan Depok, itu sekarang dalam perjalanan ke Jakarta. Nah, dalam perjalanan ke Jakarta itu tentu berdampak pada kawasan kawasan yang ada di sekitarnya," kata Anies. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir Banjir Jakarta Anies Baswedan
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top