Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Banjir Jakarta, Pengusaha: Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula!

Jumlah pengunjung mal di wilayah DKI Jakarta hanya berkisar di angka 30 hingga 40 persen akibat banjir yang terjadi di Jakarta.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 21 Februari 2021  |  18:10 WIB
Kapolsek Kembangan Jakarta Barat Kompol Khoiri menarik gerobak yang dinaiki Aisyah (65) untuk menerjang banjir di Jalan Puri Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (20/2/2021). - Antara\r\n\r\n
Kapolsek Kembangan Jakarta Barat Kompol Khoiri menarik gerobak yang dinaiki Aisyah (65) untuk menerjang banjir di Jalan Puri Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (20/2/2021). - Antara\\r\\n\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA — Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengaku banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota membuat pelaku usaha dan bisnis semakin terpuruk di tengah kontraksi ekonomi selama pandemi Covid-19.

“Khususnya di sektor perdagangan seperti, pusat perdagangan, mal, restoran, kafe, pasar tradisional, hotel serta logistik dan transportasi,” kata Sarman melalui keterangan tertulis pada Minggu (21/2/2021).

Menurut Sarman, banjir yang terjadi pada akhir pekan ini turut menekan laju pergerakan uang di tengah masyarakat. Pasalnya, intensitas masyarakat untuk berbelanja ke luar rumah ikut seret akibat banjir di sejumlah titik Ibu Kota.

“Akhir pekan biasanya menjadi ajang warga Jakarta dan sekitarnya keluar rumah untuk berbelanja baik kepasar tradisional, mal ataupun menikmati kuliner bersama keluarga,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dia terima, jumlah pengunjung mal di wilayah DKI Jakarta hanya berkisar di angka 30 hingga 40 persen. Kondisi itu menjadi alasan rendahnya tingkat konsumsi masyarakat.

“Bagi pelaku usaha banjir di tengah pandemi Covid-19, ibarat sudah jatuh, tertimpa tangga pula, sudah berat semakin berat menghadapi tantangan ini,” kata dia.

Sebelumnya, Plt. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta Sabdo Kurnianto membeberkan masih ada 49 Rukun Tetangga atau RT yang terendam banjir. Data itu telah diperbarui pada Minggu (21/2) pukul 9.00 WIB.

"Secara keseluruhan ada 49 RT yang masih terdampak dari total 30.470 RT yang ada di Jakarta, atau sejumlah 0,161 persen. Jumlah pengungsi sebanyak 1.722 jiwa dari 514 KK, semuanya dari wilayah Jakarta Timur," kata Sabdo melalui keterangan tertulis pada Minggu (21/2/2021).

Secara lebih rinci, wilayah yang masih tergenang di Jakarta Barat terdapat 5 RW, terdiri dari 6 RT, dengan ketinggian air 40 hingga 70 sentimeter. Di Jakarta Selatan terdapat 6 RW, terdiri dari 11 RT, dengan ketinggian air 40 sampai 90 sentimeter.

"Di Jakarta Timur terdapat 12 RW, terdiri dari 32 RT, dengan ketinggian air 40 hingga 100 sentimeter. Total pengungsi keseluruhan berada di Jakarta Timur, yaitu sejumlah 1.722 jiwa dari 514 KK," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mal Banjir Jakarta pusat perbelanjaan dki jakarta
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top