Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Banjir Jakarta: Bima Arya Pernah Kirim Surat, Ini Tanggapan Wagub DKI

Wali Kota Bogor Bima Arya pernah mengirim surat kepada Gubernur DKI Anies Baswedan soal kondisi Daerah Aliran Sungai atau DAS Ciliwung.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 23 Februari 2021  |  09:55 WIB
Ilustrasi - Kapolsek Kembangan Jakarta Barat Kompol Khoiri menarik gerobak yang dinaiki Aisyah (65) untuk menerjang banjir di Jalan Puri Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (20/2/2021). - Antara
Ilustrasi - Kapolsek Kembangan Jakarta Barat Kompol Khoiri menarik gerobak yang dinaiki Aisyah (65) untuk menerjang banjir di Jalan Puri Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (20/2/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menilai positif surat yang sempat dikirim Wali Kota Bogor Bima Arya ihwal kondisi Daerah Aliran Sungai atau DAS Ciliwung beberapa waktu lalu.

“Untuk pengendalian banjir, itu tidak bisa sendiri, tidak hanya Jakarta, Bogor, bahkan Depok, Tangerang, bahkan sampai Cianjur itu kita kerja sama,” kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (22/2/2021) malam.

Ariza berharap satuan tugas atau Satgas yang dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 60 tahun 2020 tentang penataan kawasan Jabodetabek-Punjur dapat bekerja efektif dan memilki anggaran yang cukup dalam membantu pengendalian banjir di wilayah Jabodetabek-Punjur.

“Pemerintah pusat sudah membuat waduk di Cimahi dan Ciawi yang Insyaallah akhir tahun ini selesai mudah-mudahan ke depan akan memberikan kontribusi terkait pengendalian banjir, mengurangi setidaknya 11 persen,” kata dia.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya menuturkan dirinya pernah mengirim surat kepada Gubernur DKI Anies Baswedan soal kondisi Daerah Aliran Sungai atau DAS Ciliwung.

Surat itu dibuat setelah Bima melakukan ekspedisi Ciliwung dari Kota Bogor sampai Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, pada 10 hingga 11 November 2020.

"Dalam surat tersebut, kami menyampaikan hasil ekspedisi Ciliwung yang mengusulkan penanganan DAS Ciliwung tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, tapi harus bersama-sama secara komprehensif dan terintegrasi," kata Bima di Bogor, Minggu (21/2/2021).

Bima berpendapat banjir di Jakarta disebabkan kondisi DAS Ciliwung ke Jakarta.

Dari hasil ekspedisinya dia melihat sepanjang DAS banyak dibangun rumah liar, banyak sampah dan limbah dan terjadi pendangkalan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Banjir Jakarta
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top