Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Market Sounding Proyek Pengelolaan Sampah Antara Ibu Kota Digelar

Kegiatan market sounding itu menjadi langkah awal Sarana Jaya untuk melaksanakan penugasan yang diberikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 24 Februari 2021  |  08:38 WIB
Ilustrasi - Pekerja menyelesaikan pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) saat pelaksanaan kegiatan strategis daerah optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (15/1/2019). - ANTARA/Risky Andrianto
Ilustrasi - Pekerja menyelesaikan pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) saat pelaksanaan kegiatan strategis daerah optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (15/1/2019). - ANTARA/Risky Andrianto

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya merealisasikan market sounding terkait pembangunan dan pengelolaan fasilitas pengelolaan sampah antara (FPSA) di dalam kota atau intermediate treatment facility (ITF).

Direktur Pengembangan Sarana Jaya Indra S Arharrys mengatakan kegiatan market sounding itu menjadi langkah awal Sarana Jaya untuk melaksanakan penugasan yang diberikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Dalam hal ini, Sarana Jaya mengundang badan usaha yang memiliki kemampuan dan pengalaman untuk menyediakan lahan, mendesain, membangun, mendanai, mengoperasikan, memelihara, dan menyerahkan proyek pembangunan FPSA di Jakarta,” kata Indra melalui keterangan tertulis pada Sabtu (24/2/2021).

Adapun FPSA dalam kota atau ITF itu bertujuan mengelola timbunan sampah di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

Proyek itu, menurut Indra, mesti dapat mengolah sampah tipikal di Jakarta di antaranya dengan estimasi 1.700 ton per hari atau setara dengan 620.500 ton per tahun untuk fasilitas wilayah timur.

Selanjutnya, estimasi 1.500 ton per hari atau setara dengan 547.500 ton per tahun untuk fasilitas wilayah selatan.

“Penugasan ini merupakan suatu kehormatan bagi Sarana Jaya karena itu selaras dengan visi, misi, dan prinsip perusahaan kami dalam menerapkan pembangunan berkelanjutan,” kata dia.

Penugasan FPSA dalam kota atau ITF kepada Perumda Sarana Jaya itu termasuk dalam kegiatan strategis daerah (KSD) DKI Jakarta yang tertuang dalam Keputusan Gubernur No 71 Tahun 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sampah pembangunan sarana jaya itf sampah dki
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top