Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wali Kota Tangerang Ancam Tutup Pusat Perbelanjaan bila Terjadi Kerumunan Pengunjung

Pemutusan rantai penyebaran Covid-19 memerlukan kerja sama yang baik antara penjual, pembeli, serta pengelola pusat perbelanjaan untuk memberikan rasa aman ketika berbelanja.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 Mei 2021  |  12:45 WIB
Wali Kota Tangerang Arief sidak protokol kesehatan di pusat belanja Tangcity, karena ada kerumunan pengunjung sebelumnya. - Antara\r\n
Wali Kota Tangerang Arief sidak protokol kesehatan di pusat belanja Tangcity, karena ada kerumunan pengunjung sebelumnya. - Antara\\r\\n

Bisnis.com, TANGERANG – Sejak pekan kemarin pengunjung memati pasar, pusat perbelanjaan seperti mal dan swalayan.

Kerumunan tanpa jarak itu menjadi risiko tinggi penularan Virus Corona penyebab Covid-19, terlebih bila ada orang tanpa gejala (OTG) di antara kerumunan massa itu.

Untuk mencegah kerumunan itu, Pemerintah Kota Tangerang akan memberi sanksi berupa penutupan operasional bagi pusat belanja yang tidak menerapkan protokol kesehatan hingga berdampak pada kerumunan pengunjung.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dalam keterangannya di Tangerang Selasa (4/5/2021) mengatakan, pihaknya memberi teguran kepada pengelola Tang City Mall karena terdapat pelanggaran protokol kesehatan, dan diharapkan dapat diperhatikan pengelola pusat perbelanjaan lain di Kota Tangerang.

"Kalau masih terjadi pelanggaran bisa saja nantinya akan ditutup operasionalnya," kata Arief.

Sebelumnya, Wali Kota bersama unsur Tiga Pilar Kota Tangerang telah melakukan tinjauan ke salah satu pusat perbelanjaan di Kota Tangerang sebagai langkah antisipatif kembali terjadinya kerumunan pengunjung beberapa waktu lalu.

Peninjauan dilakukan sebagai tindak lanjut rapat Forkopimda dan imbauan dari Kemendagri, pemkot bersama TNI Polri memantau kondisi pusat-pusat perbelanjaan yang ada di Kota Tangerang.

"Beberapa waktu lalu, sejumlah mal ramai dikunjungi pengunjung, jadi kita cek antisipasinya seperti apa," katanya.

Dari hasil tinjauan, didapati kondisi jalur yang disediakan bagi pengunjung yang datang ke mal tersebut lebih kecil dibanding jalur yang disediakan bagi para pedagang.

"Kemakan sama jalur pedagang, makanya kami minta pengelola pusat-pusat perbelanjaan mengatur ruang yang memadai untuk pengunjung, sehingga tidak terjadi kerumunan di pusat perbelanjaan. Kalau ada yang jadi carrier kan menyebabkan penularan Covid-19," ujarnya.

Pemutusan rantai penyebaran Covid-19 memerlukan kerja sama yang baik antara penjual, pembeli, serta pengelola pusat perbelanjaan untuk memberikan rasa aman ketika berbelanja.

"Itu juga jadi fokus utama Pemerintah Kota Tangerang untuk menjamin rasa aman bagi masyarakat," kata dia.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Adaptasi Kebiasaan Baru

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top