Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PPDB DKI Jakarta Buka Jalur Prestasi, Begini Perinciannya

Kuota untuk jenjang SMP dan SMA tahun ini sebesar 18 persen untuk jalur prestas akademik dan 5 persen untuk jalur prestasi non-akademik. Bagaimana dengan SMK?
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 10 Juni 2021  |  14:53 WIB
PPDB Online DKI Jakarta. - Instagram@aniesbaswedan
PPDB Online DKI Jakarta. - [email protected]

Bisnis.com, JAKARTA – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta membuka jalur prestasi untuk penerimaan tahun ajaran 2021/2022. Jalur prestasi ini ditujukan memberikan apresiasi untuk anak yang telah menunjukkan prestasi akademik maupun prestasi non-akademik.

Mengutip keterangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Rabu (9/6/2021), kuota untuk jenjang SMP dan SMA tahun ini sebesar 18 persen untuk jalur prestas akademik dan 5 persen untuk jalur prestasi non-akademik.  Sementara itu, untuk SMK dibuka kuota sampai 50 persen dari jalur prestasi akademik dan 5 persen dari non-akademik.

Untuk penghitungan indeks prestasi yang digunakan sama untuk kedua kategori dengan pembobotan berbeda. Adapun, indikator yang menjadi penilaian adalah nilai rapor, persentil nilai rapor, prestasi akademik, prestasi non-akademik, dan persentil non-akademik.

Untuk nilai rapor, yang digunakan adalah rata-rata nilai mata pelajaran yang terdaftar dalam Juknis pada 5 semester terakhir. Bobot untuk prestasi akademik 30 persen dan non akademik 10 persen.

Kemudian, untuk persentil nilai rapor, yang menjadi penilaian adalah pembobotan penghargaan peringkat rerata nilai rapor. Top 30 persen untuk sekolah akreditas A, 20 persen untuk akreditasi B, dan 10 persen untuk akreditasi C. Adapun, untuk bobot prestasi akademik 30 persen dan non akademik 10 persen.

Selanjutnya, untuk prestasi akademik, yang menjadi penilaian adalah prestasi kejuaraan dalam bidang akademik, mendapat 3 peringkat dalam perlombaan internasional, nasional, provinsi, dan kota/kabupaten. Untuk bobotnya akademik 30 persen dan non akademik 5 persen.

Kemudian untuk prestasi non akademik yang dinilaiadalah prestasi kejuaraan, pengalaman organisasi/kepemimpinan, keaktifan dalam pengembangan minat dan bakat. Bobot penilaiannya untuk akademik 5 persen dan non akademik 40 persen.

Terakhir, untuk persentil non akademik perinciannya top 1 persen untuk sekolah akreditasi A, top 20 persen untuk akreditasi B, dan top 30 persen untuk akreditasi C. Bobot penilaiannya untuk akademik 5 persen dan non akademik 40 persen.

Calon Peserta Didik Baru (CPDB) Jalur Prestasi bisa menyertakan sertifikat yang dimiliki dari prestasi kejuaraan/perlombaan yang diselenggarakan di bidang olahraga/seni budaya/keagamaan/sains dan teknologi/pramuka/PMR/Paskibra yang diselenggarakan instansi kedinasan dan/atau induk organisasi resmi.

Adapun, prestasi yang didapat harus dari kejuaraan yang diperoleh dalam 3 tahun terakhir pada satuan pendidikan sebelumnya. Prestasi juga berupa juara dalam bidang akademik yang masuk 3 besar dari perlombaan bertaraf internasional, nasional, provinsi, dan kota/kabupaten, dan bukan eksebisi.

Sertifikat yang dimiliki dapat diunggah dalam sistem SIDANIRA adalah yang tertinggi. Misalnya, siswa pernah menjadi Ketua OSIS SMP pada kelas 8, kemudian menjadi pengurus pada kelas 9, maka sertifikat yang diunggah adalah dari kelas 8.

Selanjutnya, terkait seleksi, yang menjadi pertimbangan untuk penerimaan jalur presatasi akademik dan non-akademik adalah total pembobotan indeks prestasi akademik, urutan pilihan sekolah, dan waktu mendaftar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pemprov DKI PPDB Online
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top