Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

WNA Pengungsi dan Pencari Suaka di Jabodetabek Disuntik Vaksin Covid-19

Anies memastikan bahwa program vaksinasi bagi WNA pengungsi dan pencari suaka di wilayah Jabodetabek akan terus dilanjutkan.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 08 Oktober 2021  |  20:02 WIB
WNA Pengungsi dan Pencari Suaka di Jabodetabek Disuntik Vaksin Covid-19
Vaksin Sinovac. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) DKI Jakarta dan UNHCR menyelenggarakan kegiatan vaksinasi Covid-19 bagi para WNA pengungsi dan pencari suaka yang berdomisili di wilayah Jabodetabek.

Kegiatan yang ditujukan untuk percepatan vaksinasi bagi masyarakat tersebut diselenggarakan di GOR Bulungan, Jakarta Selatan.

Dikutip dari unggahan akun Instagram @dkijakarta, Jumat (8/10/2021), vaksinasi tahap 1 diberikan sebanyak 600 akseptor atau 1.200 vaksin dengan menggunakan vaksin Sinopharm. 

UNHCR mencatat sebanyak 4.942 pengungsi dan pencari suaka yang berusia diatas 12 tahun tinggal di Jabodetabek.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan, bahwa pandemi merupakan permasalahan lintas bangsa dan wilayah, sehingga kolaborasi sangat diperlukan dalam penanganannya.

“Pandemi ini adalah masalah kemanusiaan lintas bangsa dan wilayah. Alhamdulillah, Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan KADIN DKI Jakarta dan UNHCR menyelenggarakan vaksinasi COVID-19 bagi Warga Negara Asing (WNA) pengungsi dan pencari suaka,” cuitnya melalui akun Instagram @aniesbaswedan, Kamis (7/10/2021).

Gubernur juga memastikan bahwa program vaksinasi bagi WNA pengungsi dan pencari suaka di wilayah Jabodetabek akan terus dilanjutkan.

Menurutnya, kendati vaksinasi Covid-19 diprioritaskan bagi warga negara Indonesia, tapi pemerintah tidak bisa menutup mata terhadap keberadaan para pengungsi dan pencari suaka tersebut.

“Kemudian kita sadar kalau sebagian penduduk yang ada [WNA pengungsi dan pencari suaka] yang ada di kota ini tidak bisa divaksinasi, maka potensi terjadinya keparahan itu tinggi dan ujungnya harus dilayani di rumah sakit milik kita juga,” kata Anies.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kadin dki WNA Vaksin Covid-19
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top