Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Target Pajak Naik, PSI: APBD DKI 2022 Berpotensi Defisit Rp5,2 Triliun

Fraksi PSI mengatakan, APBD DKI tahun 2022 berpotensi defisit Rp5,2 triliun. Mengapa?
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 04 November 2021  |  13:50 WIB
Target Pajak Naik, PSI: APBD DKI 2022 Berpotensi Defisit Rp5,2 Triliun
APBD DKI Jakarta - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menaikkan target pajak tahun 2022 dinilai Fraksi PSI di DPRD DKI berpotensi menyebabkan terjadinya defisit anggaran (APBD) senilai Rp5,2 triliun.

Di dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS), target pajak DKI Jakarta naik Rp2 triliun dari awalnya Rp43,5 triliun menjadi Rp 45,5 triliun.

Anggota Komisi C DPRD DKI Fraksi PSI Eneng Melianasari mengatakan, angka defisit tersebut berdasarkan asumsi, jika realisasi pajak DKI Jakarta tahun depan sama dengan 2019 dengan nilai Rp40,3 triliin.

Dengan target yang ditetapkan dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2022 senilai Rp45,5 triliun, Eneng menghitung difisit anggaran Rp5,2 triliun berpotensi terjadi.

"Jika menggunakan asumsi bahwa realisasi pajak pada 2022 sama dengan 2019, maka akan ada defisit Rp5,2 triliun," ujar Eneng dalam keterangan resmi seperti dikutip Kamis (4/11/2021).

Pemprov DKI dinilai masih harus mengejar target pajak tahun 2021 senilai Rp37,2 triliun dengan realisasi per 2 November baru Rp28 triliun. Sedangkan realisasi pajak pada 2020 hanya Rp31,9 triliun.

“Perkiraan defisit Rp5,2 triliun itu belum menghitung anggaran belanja yang semakin membengkak. Kami berharap Gubernur Anies Baswedan turun tangan mengurusi perencanaan anggaran agar APBD 2022," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apbd dki partai solidaritas indonesia
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top