Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

44 Persen Warga Jakarta Kebal Virus Corona Tanpa Vaksinasi

Sebanyak 44 persen warga DKI Jakarta sudah terbentuk imunitasnya secara alamai, karena mayoritas pernah tertular Covid-19, tanpa vaksinasi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 November 2021  |  20:16 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta Widyastuti memberikan keterangan di kantor Kemenkes di Jakarta, Kamis (23/2/2019). - Antara
Kepala Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta Widyastuti memberikan keterangan di kantor Kemenkes di Jakarta, Kamis (23/2/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebut sebanyak 44 persen warga DKI Jakarta sudah terbentuk imunitasnya karena mayoritas pernah tertular Covid-19, tanpa vaksinasi.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti melalui keterangannya di Jakarta, Jumat (26/11/2021), mengatakan, angka tersebut berasal dari hasil survei serologi yang dirilis pada Maret 2021 dengan periode pengambilan sampel pada Desember 2020 hingga Januari 2021.

Data diambil pada Desember 2020 hingga Januari 2021, kemudian diolah dan dipublikasi pada Maret 2021. Kesimpulannya, 44 persen warga DKI sudah terbentuk imunitas.

"Padahal, waktu data itu dihimpun, warga belum divaksinasi. Artinya, warga DKI Jakarta sudah terbentuk kekebalan secara alami karena terinfeksi," katanya.

Widyastuti menjelaskan, angka kekebalan kelompok saat ini semakin besar dengan adanya program vaksinasi Covid-19. Capaian vaksinasi di Jakarta untuk dosis pertama 11.079.640 orang dengan proporsi 67 persen warga ber-KTP DKI Jakarta dan 33 persen warga non-KTP DKI.

Kemudian, untuk dosis kedua 8.944.272 orang dengan proporsi 70 persen warga ber-KTP DKI dan 30 persen warga non-KTP DKI.

Widyastuti berharap, terbentuknya kekebalan kelompok dapat mengurangi risiko warga terpapar Covid-19 dengan gejala berat hingga meninggal dunia.

"Sebagian besar warga yang meninggal dunia, karena terpapar dengan gejala berat dan belum mendapatkan suntikan vaksin. Faktor lainnya karena komorbid," katanya.

Widyastuti mengingatkan, warga yang hanya menerima vaksin dosis pertama juga masih berpotensi tertular Covid-19, sehingga hal ini menjadi pesan  bahwa belum semua terlindungi 100 persen.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengklaim situasi Covid-19 di Jakarta sudah terkendali dan sudah ada kekebalan kolektif di Jakarta.

"Situasi di Jakarta secara umum terkendali, karena masyarakat yang terekspos dengan virus SARS-CoV 2, persentase sudah tinggi. Warga yang divaksinasi persentasenya juga sudah tinggi. Jadi secara kolektif sudah ada kekebalan di masyarakat di Jakarta," kata Anies, Kamis (25/11/2021).

Namun, dia juga menyoroti penerapan protokol kesehatan Covid-19 di masyarakat saat ini makin longgar serta screening dengan aplikasi PeduliLindungi  mulai diabaikan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Vaksin Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top