Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kritisi Insiden Kecelakaan TransJakarta, DPRD DKI: Bisa Coreng Reputasi

Rentetan kasus itu bisa memengaruhi persepsi para pengguna kendaaraan pribadi yang ingin beralih ke transportasi umum.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 Desember 2021  |  13:24 WIB
Kondisi bus TransJakarta yang mengalami kecelakaan di Cawang, Jakarta, Senin (25/10/2021). ANTARA - HO/Satlantas Polres Metro Jaktim
Kondisi bus TransJakarta yang mengalami kecelakaan di Cawang, Jakarta, Senin (25/10/2021). ANTARA - HO/Satlantas Polres Metro Jaktim

Bisnis.com, JAKARTA -- Komisi B DPRD DKI Jakarta menilai bahwa kecelakaan beruntun bus TransJakarta telah mencorong nama baik moda transportasi ibu kota tersebut.

Ketua Komisi Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Azis mengatakan rentetan kasus itu bisa memengaruhi persepsi para pengguna kendaaraan pribadi yang ingin beralih ke transportasi umum.

Pernyataan Abdul Azis itu diungkapkan saat menggelar rapat bersama direksi PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) guna membahas dua kecelakaan beruntun pada pekan lalu yang melibatkan armada BUMD transportasi tersebut.

"Kita membahas terkait banyaknya kecelakaan dalam 40 hari terakhir yang melibatkan TransJakarta. Kita punya program jangka panjang untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi," kata Abdul Azis dilansir dari Antara, Senin (6/12/2021).

Dalam rapat tersebut, Direktur Utama TransJakarta Mochammad Yana memohon maaf kepada para anggota DPRD atas adsnya kecelakaan yang melibatkan angkutan umum kebanggaan warga Ibu Kota itu.

Yana menjelaskan, kecelakaan bus TransJakarta paling banyak melibatkan operator PPD dan Mayasari Bhakti. "Kecelakaan bus TransJakarta paling banyak melibatkan mobil pribadi sebanyak 29 persen dan sepeda motor 28 persen," kata Yana.

Dua kecelakaan TransJakarta terjadi dalam dua hari berturut-turut, yakni pada 2 Desember dan 3 Desember 2021. Pada Kamis (2/12), bus TransJakarta dengan operator PT Steady Safe menabrak Pos Polisi di Lampu Merah PGC Cililitan, Jakarta Timur.

Kejadian tersebut mengakibatkan satu orang petugas Patroli TransJakarta luka berat. Kemudian pada Jumat (3/12), bus dari operator PT Mayasari Bhakti menabrak pembatas jalan (separator) busway di depan Ratu Plaza, Senayan.

"Kami sudah meminta Polda Metro Jaya untuk melakukan investigasi,” tukasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transjakarta dprd dki

Sumber : Antara

Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top