Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Berharap Stimulus Berlanjut, Graha Laras Sentul Siapkan Proyek Baru di Bogor

Graha Laras Sentul menyiapkan proyek baru di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, seiring dengan harapan stimulus PPN untuk proprti berlanjut.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 10 Desember 2021  |  14:43 WIB
Berharap Stimulus Berlanjut, Graha Laras Sentul Siapkan Proyek Baru di Bogor
Graha Laras Sentul di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Kesuma Agung Selaras optimistis menatap pergantian tahun terkait dengan prospek pasar properti. Pasalnya, pada tahun ini pendapatan sales marketing perusahaan itu berlipat signifikan dibanding tahun lalu yaitu sebesar Rp200 miliar pada pembukuan akhir November lalu.

Direktur Utama PT Kesuma Agung Selaras (KAS) I Wayan Madik Kesuma mengaku sangat surprise dengan penjualan tahun yang naik hingga 100 persen dari 2020 yang Rp100 miliar. Untuk itu, PT KAS pun akan meluncurkan proyek baru di kuartal I/2022 di proyek Graha Laras Sentul di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Tingginya kebutuhan rumah kelas menengah cukup tinggi, kami membuktikan proyek di Graha Laras Sentul yang diminati adalah rumah di bawah harga Rp1 miliar. Konsumen yang membeli adalah end user yang tak terlalu terdampak pandemi dan mereka sedang membutuhkan hunian pertamanya,” jelasnya.

Menurutnya, selain produk yang dikembangkan Graha Laras Sentul sesuai dengan kebutuhan pasar dari sisi konsep produk dan harga. Wayan menilai program pemerintah stimulus insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) di sektor properti juga memberikan efek positif.

“Peran perbankan pun dalam memberikan suku bunga murah memberikan efek positif, seperti dengan BTN kami diberikan bunga KPR 4,75 persen dan ini memberikan efek penjualan yang positif, karena 99 persen konsumen kami menggunakan  KPR,” paparnya.

Wayan berharap program stimulus dari tim ekonomi pemerintah agar barlanjut hingga 2022. “Program ini mampu menggerakkan pasar dan juga perekonomian nasional, apalagi sektor properti itu memberikan efek domino pada industri lainnya, bisnis turunannya banyak.”

PT KAS pun telah mempersiapkan proyek baru di Graha Laras Sentul pada Februari 2022. Proyek tersebut adalah klaster London yang merangkum 200-an unit rumah dengan tipe 60/60 (2 lantai) dengan harga Rp800 jutaan.

Produk ini berada di bagian depan proyek, dekat dengan pembangunan jembatan yang menghubungkan Graha Laras Sentul menuju Jl Raya Bogor KM 51 yangn merupakan jalan nasional.

Menyambut akhir tahun, PT KAS pada dua proyek yang sedang dipasarkan yaitu Graha Laras Sentul dan Geriya Selaras menawarkan program Promo 12.12.

Menurut Elin Saputri, General Manager PT KAS, program ini adalah yang terakhir tahun ini, di mana menurutnya PT KAS selalu memberikan banyak program yang memudahkan konsumen.

Elin menjelaskan Promo 12.12 ini dilakukan di dua proyek perumahan yang dikembangkan PT KAS, seperti di proyek Geriya Selaras yang berada di Dramaga, Kabupaten Bogor. Elin mengemukakan Geriya Selaras  menawarkan program tanpa DP dan juga tanpa booking fee.

Selain itu, bebas semua biaya-biaya seperti biaya KPR, free biaya BPHTB, free biaya SHM, free biaya AJB. Program promosi ini khusus pada 12 Desember, Geriya Selaras ini menawarkan harga rumah mulai dari Rp300 jutaan dan lokasinya berada di pintu masuk kawasan Bogor Barat.

Sementara itu, untuk proyek Garaha Laras Sentul, kata Elin, Promo 12.12 untuk tipe unit rumah 69/105 menawarkan uang muka Rp12 juta all in, free biaya KPR, free biaya BPHTB, free biaya SHM, free biaya AJB.

Untuk tipe 55/72 uang muka hanya Rp1,2 juta all in, free biaya KPR, free biaya BPHTB, free biaya SHM, free biaya AJB. “Ini juga khusus 12 Desember ini saja,” tegas Elin yang menyatakan harga unit rumah yang ditawarkan pada program ini mulai dari Rp700 jutaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti perumahan
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top