Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengeboran Terowongan Bundaran HI, MRT Pasang Alat Pengawas

Pemasangan alat monitoring (pengawas) untuk memantau perilaku permukaan tanah selama pengeboran terowongan MRT Jakarta Fase 2A.
Indra Gunawan
Indra Gunawan - Bisnis.com 31 Desember 2021  |  15:21 WIB
Mesin bor terowongan atau
Mesin bor terowongan atau "Tunnel Boring Machine" (TBM) pertama untuk proyek MRT Jakarta Fase 2A tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada Minggu (21/11/2021) malam. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA-PT MRT Jakarta (Perseroda) akan memasang alat monitoring (pengawas) untuk memantau perilaku permukaan tanah, mengelola, dan memitigasi risiko pergerakan/penurunan tanah selama pengeboran terowongan MRT Jakarta Fase 2A.

Hal ini dilakukan agar pekerjaan konstruksi dapat berlangsung dengan aman.

“Pemasangan ini merupakan bagian dari komitmen PT MRT Jakarta (Perseroda) untuk menerapkan dan memprioritaskan aspek safety, health, environment, and security (SHES) sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku selama pekerjaan konstruksi berlangsung,” ujar Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendi Alhial, dikutip dari keterangan resminya, Jumat (31/12/2021).

Menurut dia, instrumen-instrumen untuk pekerjaan monitoring tersebut akan ditanam di dalam perkerasan Jalan Thamrin sepanjang jalur terowongan CP 201, yaitu Bundaran HI ke Harmoni, di beberapa titik yang berbeda
Maka dari itu, pemasangan alat monitoring ini memerlukan manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) untuk mendukung pekerjaan selama periode 3 - 16 Januari 2022 dan periode 28 Februari - 1 Mei 2022.

Adapun beberapa lokasi MRLL diantaranya:
Area kerja Bundaran Hotel Indonesia (BHI), periode 3 Januari - 13 Maret 2022.
Alat monitoring akan dipasang pada lokasi tersebut.

Masing-masing lokasi pemasangan instrumen monitoring memerlukan waktu okupansi kurang lebih satu minggu. Dengan mengurangi satu lajur mix traffic sisi timur (arah Blok M) dan sisi barat (arah Kota).
Area kerja Stasiun Thamrin sisi selatan, periode 28 Maret - 3 April 2022.

Lokasi pemasangan instrumen monitoring memerlukan waktu okupansi kurang lebih satu minggu. Dengan mengurangi satu lajur kendaraan reguler sisi barat (arah Kota) didepan Gedung BPPT.

Area kerja Stasiun Thamrin sisi utara, periode 4 April - 1 Mei 2022, di area kerja Stasiun Thamrin sisi utara.

Lokasi pemasangan instrumen monitoring memerlukan waktu okupansi kurang lebih satu minggu. Dengan mengurangi satu lajur kendaraan reguler sisi selatan Bundaran Air Mancur Thamrin
Mesin bor terowongan (tunnel boring machine) pertama untuk Fase 2A MRT Jakarta telah tiba pada akhir November 2021.

TBM-1 akan melakukan pengeboran dari Stasiun Bundaran HI hingga ke arah Stasiun Harmoni. Saat ini, mesin bor sedang dirakit di lokasi pengeboran untuk persiapan peluncuran (launching) dan siap menggali pada Januari 2022.

“PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama Shimizu-Adhi Karya Joint Venture (SAJV) selaku kontraktor pelaksana memohon maaf atas ketidaknyamanan selama pekerjaan ini berlangsung,” ujar Rendi Alhial.

“Kami mengharapkan pengertian dan kerja sama dari masyarakat untuk terus mendukung pelaksanaan proyek ini. Selain itu, kami juga berharap para pengguna jalan dan angkutan umum agar memerhatikan rambu-rambu serta mengikuti petunjuk petugas di lapangan,” lanjutnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mrt
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top