Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Omicron Melonjak, Kapasitas PTM Terbatas di DKI Tetap 100 Persen

PTM secara terbatas dengan kapasitas 100 persen akan tetap dilangsungkan selama tidak ada keputusan dari pemerintah pusat menaikkan status PPKM di Jakarta menjadi level 3.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 10 Januari 2022  |  14:19 WIB
Sejumlah murid mengukur suhu tubuhnya sebelum mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SDN Lenteng Agung 07, Jakarta, Senin (27/9/2021). Pemprov DKI Jakarta mulai menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) tahap dua di 1.509 sekolah pada Senin (27/9), dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat di masa PPKM. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso - pras.
Sejumlah murid mengukur suhu tubuhnya sebelum mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SDN Lenteng Agung 07, Jakarta, Senin (27/9/2021). Pemprov DKI Jakarta mulai menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) tahap dua di 1.509 sekolah pada Senin (27/9), dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat di masa PPKM. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso - pras.

Bisnis.com, JAKARTA -- Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas dengan kapasitas 100 persen di DKI Jakarta dipastikan tetap berlanjut meskipun kasus Covid-19 varian Omicron terus mengalami penambahan.

Kabid Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah mengatakan pelaksanaan PTM secara terbatas dengan kapasitas akan tetap dilangsungkan selama tidak ada keputusan dari pemerintah pusat menaikkan status PPKM di Jakarta menjadi level 3.

"Jika[ PPKM] bergerak ke level 3, maka pelaksanaan PTM kapasitasnya hanya 50 persen," ujar Taga kepada wartawan pada Senin (10/1/2022).

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta pada Minggu (9/1/2022) mencatat penambahan 74 kasus Omicron. Dengan demikian, jumlah total kasus Omicron di Jakarta sebanyak 407 kasus.

Apabila diperinci, sebanyak 350 merupakan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), sedangkan 57 lainnya bukan PPLN.

Secara total, Dinkes DKI Jakarta mencatat kasus Covid-19 terkonfirmasi sebanyak 393 kasus. Dengan demikian, total kasus infeksi Virus Corona di Ibu Kota per hari ini menjadi 867.302.

Adapun, angka tersebut naik jika dibandingkan dengan kemarin, Sabtu (8/1/2022) di mana jumlah yang terkonfirmasi tercatat sebanyak 278 kasus, dan dari Jumat (7/1/2022) sebanyak 300 kasus.

Untuk kasus sembuh, DKI Jakarta kemarin tercatat bertambah sebanyak 112 orang. Dengan demikian, total warga DKI sembuh dari Covid-19 per hari ini 851.839 orang. Angka kesembuhan kemarin naik dari hari sebekumnya di mana jumlahnya sebanyak 79 kasus.

Sampai dengan kemarin, tidak tercatat kasus meninggal akibat Covid-19 di DKI Jakarta. Hari sebelumnya, DKI Jakarta juga tidak mencatatkan kasus meninggal akibat Covid-19. Adapun, total kematian akibat Covid-19 di Jakarta 13.589 orang.

Peningkatan kasus positif dan sembuh kemarin merupakan hasil pemeriksaan kepada 15.641 spesimen. Naik dibandingkan dengan 8 Januari 2022 di mana pemeriksaan dilakukan terhadap 12.971 spesimen.

Selain itu, kasus aktif Covid-19 kemarin bertambah 281 orang, sehingga totalnya menjadi 1.874 orang.

Sementara itu, sebanyak 1.711 orang telah disuntikkan vaksin dosis kedua hari ini, sehingga totalnya menjadi 9.336.308 orang. Untuk vaksin pertama, hari ini disuntikkan kepada 8.370 orang. Dengan demikian, totalnya menjadi 11.962.482 orang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta pembelajaran tatap muka omicron
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top