Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bursa Cagub DKI: PDIP Timbang Bibit Bebet Bobot Gibran dan Risma

Jam terbang putra Gibran Rakabuming Raka dan mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akan menjadi catatan bagi partai berlambang banteng.
Bakal calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan kepada Wartawan saat berada di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (17/7/2020). Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa resmi mendapat rekomendasi PDI Perjuangan untuk maju sebagai bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo pada Pilkada serentak Desember mendatang. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
Bakal calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan kepada Wartawan saat berada di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (17/7/2020). Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa resmi mendapat rekomendasi PDI Perjuangan untuk maju sebagai bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo pada Pilkada serentak Desember mendatang. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

Bisnis.com, JAKARTA - Sekretaris DPD PDI Perjuangan (PDIP) DKI Jakarta Gembong Warsono menyebut Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Sosial Tri Rismaharini masuk dalam pertimbangan partai sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta. 

Ditemui di gedung DPRD DKI Jakarta pada Selasa (11/1/2022), Gembong menyebut jam terbang putra Presiden Joko Widodo dan mantan Wali Kota Surabaya tersebut akan menjadi catatan bagi partai berlambang banteng. 

"Melihat trek rekornya, pengalaman Bu Risma akan menjadi catatan bagi partai. Pengalaman Gibran juga tentunya akan menjadi catatan bagi partai," kata Gembong. 

Terhadap Risma, lanjutnya, hal yang menjadi catatan dan referensi tersendiri bagi partai dalam mencari calon Gubernur DKI Jakarta adalah keberhasilan dalam membangun Surabaya. 

"Partai tentunya akan mempertimbangkan kualifikasi dari kader-kader yang akan maju ke pilkada DKI Jakarta," jelasnya. 

Selain itu, Gembong mengatakan nama mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sempat dibahas dalam pertemuan internal PDIP terkait dengan pencalonan Gubernur DKI Jakarta 2024. 

"Perbincangan di internal ada [nama Ahok]. Namun, soal nama yang menetapkan ketua umum DPP partai," kata Gembong. 

Kendati demikian, Gembong mengatakan DPD PDIP akan memberikan catatan kritis kepada DPP dalam menentukan pilihan gubernur yang tepat dan mampu melakukan eksekusi untuk persoalan di DKI Jakarta. 

Gembong menambahkan, salah satu persoalan yang perlu eksekusi cepat di Jakarta adalah mengenai air bersih. Program air bersih dinilai mesti masuk ke dalam skala prioritas bagi gubernur Jakarta selanjutnya. 

Penyocokan antara persoalan Jakarta yang calon gubernur yang tepat, sambungnya, saat ini sedang digodok oleh PDIP melalui evaluasi dan sejumlah strategi dalam pencarian sosok. 

"Tentunya akan kami cari yang terbaik, yang paling cocok untuk Jakarta," ujarnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rahmad Fauzan
Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper