Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dikira Pencuri, Seorang Kakek Tewas Dihakimi Massa

Tayangan video yang memperlihatkan aksi main hakim sendiri yang dilakukan warga di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur viral di media sosial.
Setyo Puji Santoso
Setyo Puji Santoso - Bisnis.com 24 Januari 2022  |  11:48 WIB
Ilustrasi pengeroyokan
Ilustrasi pengeroyokan

Bisnis.com, JAKARTA - Nasib nahas dialami seorang kakek berusia sekitar 80-an tahun berinisial HM di Jakarta Timur.

Pasalnya, ia tewas setelah dihakimi oleh massa karena dikira sebagai pencuri mobil. Kejadian itu terjadi pada Minggu (23/1/2022).

Dari video yang diunggah akun Instagram @jurnalisupdate, korban yang mengendari sebuah mobil SUV itu dikejar oleh massa yang mengendarai sejumlah sepeda motor. Dalam kejadian itu juga terlihat sebuah mobil patroli polisi yang ikut melakukan pengejaran.

"Maling...maling," teriak perekam video.

Berdasarkan keterangan di postingan itu, mobil yang dikendarai korban dikejar dari wilayah Tebet, Jakarta Selatan.

Diduga karena panik saat diteriaki maling, korban terus menggeber kendaraannya hingga sampai di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur.

Setelah berhasil dihadang di kawasan tersebut, massa yang beringas langsung melakukan pengeroyokan secara membabi buta. Akibatnya korban tewas di lokasi kejadian.

Sementara di postingan lainnya, Kapolsek Cakung Kompol Satria Darma membenarkan kejadian tersebut.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa korban belum diketahui pasti apakah pencuri atau bukan. Kasus tersebut saat ini masih akan dilakukan pendalaman penyelidikan.

Pihaknya juga menyayangkan aksi main hakim sendiri yang dilakukan warga tersebut. Terlebih, menyebabkan korban meninggal dunia.

"Kami mendapat laporan adanya mobil yang diduga dicuri, kami langsung mendatangi tkp, kita langsung melakukan pengejaran. Tapi (saat tiba di lokasi kejadian) kendaraan sudah dalam keadaan rusak berat, terduga pelaku dalam keadaan meninggal dunia, kami masih berkoordinasi dengan pihak terkait, kami juga terus kembangkan," jelasnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pengeroyokan
Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top