Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Studi Banding ke Arab Saudi, Jakpro Cari Dana untuk Formula E?

Jakpro melakukan studi banding penyelenggaraan Formula E ke Kota Ad Diriyah, Arab Saudi.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan batik biru) melihat mobil listrik di lintasan balap Formula E di Brooklyn, New York, Amerika Serikat. ANTARA/HO-Instagram/@aniesbaswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan batik biru) melihat mobil listrik di lintasan balap Formula E di Brooklyn, New York, Amerika Serikat. ANTARA/HO-Instagram/@aniesbaswedan

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro melakukan studi banding penyelenggaraan Formula E ke Kota Ad Diriyah, Arab Saudi. Kota tersebut dinilai layak untuk dijadikan acuan bagi Jakarta. 

Direktur Utama Jakpro idi Amanasto mengatakan beberapa rombongan beserta anggota Ikatan Motor Indonesia (IMI) sudah berada di Diriyah. Salah satu agenda studi banding termasuk rapat dengan FEO terkait dengan Formula E di Jakarta. 

"Jadi, ada rapat juga dengan FEO di sana," ujar Widi kepada wartawan di Jakarta pada Kamis (27/1/2022). 

Dia menjelaskan tata rencana dan pelaksanaan Formula E di Diriyah nantinya akan disesuaikan dengan local wisdom di Indonesia. Namun, Widi masih menunggu laporan lanjutan terkait dengan hal-hal yang lebih spesifik. 

Di samping mempelajari hal-hal teksnis, studi banding Jakpro ke Diriyah juga akan mendiskusikan pengelolaan sponsor. Perihal sponsorsip, sambungnya, masih dipelajari oleh penyelenggara Formula E Jakarta di Diriyah. 

Terkait dengan tender pembangunan sirkuit di Jakarta, kata Widi, menyebut masih sesuai dengan jadwal dan tidak ada masalah. "Saya mendapatkan info sesuai jadwal," jelasnya. 

Diberitakan sebelumnya, lelang jasa bangun proyek pembangunan lintasan balap Formula E dinyatakan gagal oleh Jakpro dalam situs resmi perusahaan. 

Dikutip Bisnis pada Selasa (25/1/2022), tertulis dalam laporan tersebut 2 penyedia barang dan jasa, antara lain penyedia jasa pelaksana untuk konstruksi jalan raya (kecuali jalan layang), jalan, rel kereta api, dan landas pacu bandara. 

Berikutnya adalah penyedia jasa terintegrasi untuk infrastruktur transportasi. Total, nilai HPS dalam kegiatan tersebut senilai Rp50,157 miliar.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rahmad Fauzan
Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper