Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pak Anies Baswedan Ini Kritik Butet Kertaredjasa soal Revitalisasi TIM: Jejak Sejarah Dihapus!

Melalui akun Instagramnya, Butet menuliskan pengalamannya saat mengunjungi TIM dan mmenemukan banyak artefak kebudayaan yang hilang jejaknya setelah arena berkesenian bersejarah Indonesia tersebut direvitalisasi.
Foto udara revitalisasi kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) di Cikini, Jakarta, Sabtu (27/2/2021). Pembangunan tahap I revitalisasi kawasan TIM oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) per akhir Januari 2021 mencapai 65,15 persen. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Foto udara revitalisasi kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) di Cikini, Jakarta, Sabtu (27/2/2021). Pembangunan tahap I revitalisasi kawasan TIM oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) per akhir Januari 2021 mencapai 65,15 persen. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA -- Seniman kawakan Butet Kertaredjasa menyampaikan kritik yang cukup pedas kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait dengan revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM).

Melalui akun Instagramnya, Butet menuliskan pengalamannya saat mengunjungi TIM dan mmenemukan banyak artefak kebudayaan yang hilang jejaknya setelah arena berkesenian bersejarah Indonesia tersebut direvitalisasi.

"Semua bangunan ruang-ruang presentasi kesenian, gedung pameran, maupun panggung pertunjukkan, hilang tanpa ada bekasnya," tulis Butet seperti dikutip dari akun Instagramnya, Selasa (21/6/2022).

Menurut Butet, terhitung sejak awal berdirinya pada 1960-an, jejak sejarah TIM sudah tidak meninggalkan bekas.

Dia mencatat, sejumlah situs kebudayaan yang hilang seperti Teater Arena, Teater Tertutup, Teater Terbuka, Studio Huriah Adam, Wisma Seni, Gedung Pameran, dan Graha Bakti.

Selain itu, dia juga mengkritisi perubahan payung TIM dari institusi sosial sebagai yayasan menjadi institusi bisnis sebagai perseroan terbatas.

"Jelas sekali maksudnya. Pendidikan dan kebudayaan bukan dimaknai sebagai investasi demi melahirkan manusia berkualitas," tegas Butet.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rahmad Fauzan
Editor : Kahfi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper