Dinkes DKI: 200 Kasus Positif Covid-19 Per Hari di Jakarta Pekan Ini

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta Ngabila Salama mengatakan kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta sekitar 200 kasus per hari pekan ini.
Warga menggunakan masker saat berjalan di Jakarta, Jumat (8/11/2023). Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengimbau masyarakat kembali taat mematuhi protokol kesehatan terutama memakai masker mengingat kasus COVID-19 di Indonesia mulai menunjukkan tren kenaikan kasus. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.
Warga menggunakan masker saat berjalan di Jakarta, Jumat (8/11/2023). Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengimbau masyarakat kembali taat mematuhi protokol kesehatan terutama memakai masker mengingat kasus COVID-19 di Indonesia mulai menunjukkan tren kenaikan kasus. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta Ngabila Salama mengatakan kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta sekitar 200 kasus per hari dalam pekan ini. 

Dia mengatakan meskipun mengalami lonjakan yang cukup tinggi, tetapi kondisi masih sangat terkendali untuk kasus Covid-19 di Jakarta. 

"Pemakaian tempat tidur rumah sakit sekitar 5% dari total tempat tidur yang disediakan atau sekitar 50-60 pasien yang sedang di rawat inap di rumah sakit (10% dari kasus aktif positif di Jakarta)," katanya, saat memberi keterangan, Minggu (17/12/2023). 

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa sebanyak 90% kasus positif adalah orang tanpa gejala (OTG) dan bergejala ringan,  hanya perlu isolasi mandiri 3-5 hari di rumah maka akan segera sembuh. 

Meningkatnya kasus Covid-19 di Jakarta, Dinkes DKI mengimbau masyarakat untuk melanjutkan vaksinasi Covid-19, yang masih bisa diakses secara gratis hingga Desember 2023.

Dia mengatakan bahwa merk vaksin yang tersedia sata ini Inavac dan Indovac. Vaksin buatan dalam negeri yang halal bersertifikasi MUI, dan sangat aman. 

Seperti diketahui, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) juga telah mengonfirmasi terjadinya kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia. 

PB IDI mengimbau masyarakat Indonesia untuk memakai masker dan melengkapi vaksin Covid-19 hingga mengonsumsi obat jika mengalami gejala Covid-19. 

Beberapa negara di Asia Tenggara seperti Singapura dan Malaysia sebelumnya juga telah mengonfirmasi mengalami kenaikan kasus Covid-19 di negaranya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper