Aktivis 212 Tuding Anies Manfaatkan Habib Rizieq. Taufik Gerindra Angkat Bicara

Menurut Faizal, Anies dan Sandi memanfaatkan Rizieq untuk mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat saat Pilkada DKI 2017.
Feni Freycinetia Fitriani | 23 Februari 2018 16:05 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) saat meninjau pintu air Manggarai di Jakarta, Senin (5/2). - ANTARA/Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA--Salah satu aktivis Presidium Alumni 212 Faizal Assegaf kecewa dengan sikap Guberur DKI Jakarta Anies Baswedan yang terkesan membiarkan Rizieq Shihab tak bisa pulang ke Indonesia.

Menurut Faizal, Anies dan Sandi memanfaatkan Rizieq untuk mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat saat Pilkada DKI 2017.

"Ngarang itu Faizal. Siapa yang manfaatin? Enggak ah, itu ucapan enggak make sense," kata Ketua DPD Partai Gerindra DKI Mochammad Taufik di Balai Kota, Jumat (23/2/2018).

Taufik menegaskan demo besar yang dilaksanakan pada 21 Desember 2017 atau yang populer dengan sebutan Gerakan 212 yang meminta Ahok turun dari jabatan gubernur karena kasus penistaan agama dilakukan jauh sebelum Pilkada DKI.

Seperti diketahui, demo yang dihadiri jutaan umat Islam kala itu berlangsung di tengah-tengah masa kampanye putaran pertama yang dimulai Oktober tahun lalu.

"Gak ada yang memanfaatkan itu [demo 212]. Urusan itu kan sebelum Pilkada sudah ramai. Lagipula, Anies sudah jadi Gubernur sekarang," imbuh Taufik.

Sebelumnya, Faizal Assegaf mengeluarkan pernyataan yang berisi salah satu alasan Rizieq Shihab batal kembali ke Indonesia karena sadar telah dijadikan tunggangan politik jahat oleh kelompok radikalis untuk menciptakan kegaduhan.

Rizieq akan kembali ke kampung halaman jika Anies yang menjemputnya di Makkah karena keduanya punya hubungan erat dan diharapkan bisa menjadi penjamin keamanan.

Tag : anies baswedan, habib rizieq
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top