Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Industri Relokasi, Pemprov DKI Berupaya Cegah Meningkatnya Pengangguran

BISNIS.COM, JAKARTA-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengupayakan pekerja yang kehilangan pekerjaan atau terkena pemutusan hubungan kerja lantaran perusahaan tempat bekerjanya relokasi ke luar Jakarta, mendapat pekerjaan baru.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 31 Maret 2013  |  06:31 WIB
Industri Relokasi, Pemprov DKI Berupaya Cegah Meningkatnya Pengangguran
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengupayakan pekerja yang kehilangan pekerjaan atau terkena pemutusan hubungan kerja lantaran perusahaan tempat bekerjanya relokasi ke luar Jakarta, mendapat pekerjaan baru.

"Kita usahakan yang bersangkutan bisa bekerja di tempat lain. Atau bisa juga tetap ikut ke perusahaan meski harus pindah ke daerah lain mengikuti relokasi perusahaan," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Ahok mengakui relokasi perusahaan padat karya itu membebani Ibu Kota. Namun risiko itu harus dihadapi karena pemprov juga tidak ingin perusahaan menggaji orang di bawah Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

"Perusahaan yang membayar pekerja di bawah KHL, tidak cocok membuka usaha di Jakarta yang biaya hidupnya rata-rata Rp2 juta per bulan".

Sebelumnya Kadin DKI Jakarta merilis kurang lebih 14 perusahaan di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung bakal hengkang dan tutup. Hampir 20.000 karyawan bakal diberhentikan sampai akhir 2013. Pengurangan pekerja besar-besaran ini akibat kenaikan UMP menjadi Rp2,2 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta dki ahok kadin relokasi

Sumber : Akhirul Anwar

Editor : Others
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top