Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemacetan di DKI Bisa Diatasi dengan Smart Community dari Jepang

Jakarta dapat mengadopsi konsep smart community dari Jepang untuk memecahkan masalah urbanisasi, sampah, dan peningkatan konsumsi energi.
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 21 Desember 2013  |  16:44 WIB
Kemacetan di DKI Bisa Diatasi dengan Smart Community dari Jepang
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Jakarta dapat mengadopsi konsep smart community dari Jepang untuk memecahkan masalah urbanisasi, sampah, dan peningkatan konsumsi energi.

Khafifah, Asisten Deputi Gubernur DKI Jakarta, mengatakan Jakarta dapat belajar dari konsep Monozukuri dan smart community yang diangkat di Indonesia Japan Expo 2013.

Konsep smart community diterapkan oleh Kitakyushu, daerah di utara Pulau Kyushu, Jepang. Kota berpenduduk 980.000 ini 50 tahun lalu mengalami pencemaran udara dan air. Berkat pengelolaan lingkungan hidup yang baik melalui pendidikan lingkungan hidup, Kitakyushu berhasil menangani pencemaran limbah.

Nishihara Ysuhiro, Senior Managing Director dari Nishihara Corporation, mengatakan saat ini proyek penganggulangan sampah berjalan di Surabaya, bekerja sama dengan JICA.

"Saya tidak malu mengelola sampah. Saya berharap orang Indonesia bisa merasa bangga mengelola sampah," katanya di seminar smart community di Indonesia Japan Expo yang digelar JIExpo, Kemayoran, Sabtu, (21/12/2013).

Sementara itu, The National Institute of Advance Industrial Science and Technology (AIST) memaparkan penemuan teknologi terbaru dalam memanfaatkan energi baru terbarukan.

Energi tersebut bukan berasal dari fosil atau minyak bumi dan gas alam, melainkan dari sumber energi surya, tenaga angin, laut dan biomassa. AIST telah bekerja sama dengan Indonesia lewat Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Geological Agency of Indonesia (GAI).

Indonesia Japan Expo 2013 digelar pada 19-22 Desember 2013. Di hari ketiga ini, akan digelar workshop origami dan penampilan "Yuk Kita Senam". Juga ada kompetisi Karaoke Japan and Indonesia Songs, Para Para Dance, dan Mai-Mai Competition.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

smart community indonesia japan expo 2013
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top