Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DISTRIBUSI DAGING SAPI: DKI Pilih PD Pasar Jaya Ketimbang Dharma Jaya

PD Pasar Jaya dipilih sebagai BUMD DKI Jakarta yang melakukan distribusi daging hasil kerja sama Pemprov DKI dengan Pemprov NTT. Padahal, Pemprov punya BUMD yang fokus menangani bidang distribusi daging sapi yakni PD Dharma Jaya.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 29 April 2014  |  06:10 WIB
Daging Sapi Segar - Antara
Daging Sapi Segar - Antara

Bisnis.com, KUPANG - PD Pasar Jaya dipilih sebagai BUMD DKI Jakarta yang melakukan distribusi daging hasil kerja sama Pemprov DKI dengan Pemprov NTT.

Padahal, Pemprov punya BUMD yang fokus menangani bidang distribusi daging sapi yakni PD Dharma Jaya. Tapi perusahaan yang juga punya peternakan sapi itu sedang diperbaiki oleh Pemprov karena sebelumnya terbentur kasus penyelewengan dana.

Asisten Perekonomian Hasan Basri Saleh proses perbaikan Dharma Jaya terus dilakukan. "PD Dharma Jaya sedang diperbaiki sama pak Gubernur. Jadi kita perbaiki dulu. Sekarang PD Pasar Jaya dulu [distribusi daging]," katanya di Kupang, Selasa (29/4/2014).

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi sedang menunggu laporan dari asisten perekonomian. Kalau memang sulit diperbaiki, mantan Wali Kota Solo itu tidak segan-segan untuk membubarkan. "Ini masih dicek sama pak asisten. Kalau memang sulit diperbaiki, potong kaya sapi sekalian," ujarnya. 

Sebelumnya diberitakan Pemprov DKI Jakarta memperkuat bisnis daging sapi PD Dharma Jaya selaku satu-satunya BUMD importir daging dan ternak, serta pengelola penampungan ternak potong dan rumah potong hewan (RPH).

Komitmen itu tertuang dalam peraturan daerah (perda) tentang perubahan atas perda nomor 5 tahun 1985 tentang perusahaan daerah PD Dharma Jaya yang telah disahkan oleh DPRD disaksikan Gubernur DKI Joko Widodo.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jokowi pd pasar jaya
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top