Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

APBD DKI: Ahok Bantah Ada Anggaran Ganda

Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membantah telah terjadi anggaran ganda di APBD DKI tahun 2014. Menurutnya, yang terjadi adalah anggaran yang nilainya terlalu tinggi atau untuk barang yang tidak perlu.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 09 Juni 2014  |  15:35 WIB
Plt. Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama - Antara
Plt. Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membantah telah terjadi anggaran ganda di APBD DKI tahun 2014.

Menurut pria yang akrab disapa Ahok ini, yang terjadi adalah anggaran yang nilainya terlalu tinggi atau untuk barang yang tidak perlu.

"Bukan ganda, [nilai anggaran] terlalu tinggi. Banyak juga pembelian barang yang enggak perlu," ujar Ahok, di Balai Kota, Senin (9/6/2014).

Menurutnya, pemberlakuan e-budgeting dapat membuat mekanisme penganggaran di jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) mengalami perubahan.

Mekanisme yang diterapkan dalam e-budgeting atau electronic budgeting mengharuskan pencantuman harga satuan dan harga standar agar anggaran dapat dikabulkan.

"Dia enggak punya harga satuan. Enggak tau harga standar enggak tau harga satuan," tuturnya.

Dia mengatakan, SKPD yang menyusun anggaran secara gelondongan dananya tak dapat dikucurkan.

Biaya itu secara otomatis terkunci dan dapat dialokasikan untuk program lain.

Berdasarkan hasil penyisiran, sampai saat ini dana yang tersaring menyentuh angka Rp8 triliun.

"Total-total itu bisa sampai Rp6-8 triliun lah. Yang mark up-mark up," kata Ahok.

Seperti dikutip Bisnis (7/6), anggaran ganda itu berasal dari Dinas Perhubungan Rp3,2 triliun, Dinas Pekerjaan Umum Rp1 triliun, Dinas Pendidikan Rp1,6 triliun, dan sisanya berada di SKPD lain.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ahok apbd dki
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top