Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PD Pasar Jaya Dapat Suntikan Modal Rp4,5 Triliun

Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya memperoleh tambahan suntikan modal dari Pemprov DKI senilai Rp4,5 triliun.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 18 Juli 2014  |  17:41 WIB
PD Pasar Jaya Dapat Suntikan Modal Rp4,5 Triliun
Ilustrasi - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya memperoleh tambahan suntikan modal dari Pemprov DKI senilai Rp4,5 triliun.

Modal dasar PD Pasar Jaya saat ini Rp500 miliar. Tambahan suntikan modal sebanyak 10 kali lipat tersebut membuat modal dasar PD Pasar Jaya bertambah menjadi Rp5 triliun.

Direktur Utama PD Pasar Jaya Djangga Lubis mengatakan penambahan modal dasar dari pemprov dapat membantu rencana pembangunan rumah susun dan pasar terpadu.

Modal dasar ini dibesarin buat bantu proyek kami, bangun rusun dan pasar. Kalau tidak gitu nanti repot, buat besarin modal dasar. Lagipula PMP ini tidak mungkin langsung semua diberikan," ujarnya seusai rapat paripurna di DPRD, Jumat (18/7/2014).

Dia menuturkan pada tahap pertama pemberian suntikan modal, PD Pasar Jaya akan menerima Rp170 miliar. Namun, pihaknya belum mengetahui waktu pencairan PMP tersebut karena masih menunggu pengesahan rancangan perubahan perda sebelumnya.

Program prioritas yang dilakukan oleh PD Pasar Jaya dengan adanya penambahan modal ini yakni pembangunan pasar rakyat di Jakarta.

"Ini kan baru lima pasar rakyat, nanti akan dibangun lebih banyak lagi. Selain itu, kami akan bangun pasar terpadu untuk ketahanan pangan di Jakarta," ucapnya

Para pedagang yang berada di pasar rakyat, lanjut Djangga, tidak akan diminta pembayaran sewa kios atau dengan kata lain diberikan secara gratis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pd pasar jaya
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top