Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PLN Klaim Pasokan Listrik Jakarta Pusat Sudah Normal

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang mengklaim pasokan listrik beberapa wilayah di Jakarta Pusat yang sebelumnya terganggu karena terjadi gangguan di sisi penghantar Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 KV kini telah berangsur normal.
Fauzul Muna
Fauzul Muna - Bisnis.com 22 Agustus 2014  |  14:31 WIB
PLN Klaim Pasokan Listrik Jakarta Pusat Sudah Normal

Bisnis.com, JAKARTA—PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang mengklaim pasokan listrik beberapa wilayah di Jakarta Pusat yang sebelumnya terganggu karena terjadi gangguan di sisi penghantar Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 KV kini telah berangsur normal.

Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang mengatakan sehubungan dengan terganggunya Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 KV akibat galian tanpa izin yang menyentuh kabel PLN, kami sampaikan bahwa pasokan listrik untuk pelanggan Tegangan Rendah (TR) atau umum sudah normal kembali pada pukul 13.00 WIB.

“PLN tetap berupaya memperbaiki SKTT tersebut agar dapat berfungsi kembali secara normal,” katanya di Jakarta, Jumat (22/8/2014).

Sebelumnya, PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang mengungkapkan akan ada pemadaman listrik sementara di sekitar daerah Karet, Bendungan Hilir, Petamburan, Pejompongan, dan Palmerah sehubungan dengan penghentian sementara aliran listrik karena terjadi gangguan di sisi penghantar Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 KV.

Gangguan tersebut disebabkan adanya pekerjaan galian tanpa ijin di sekitar Jalan Kemanggisan yang menyentuh kabel PLN sehingga kabel tersebut tidak berfungsi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemadaman listrik
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top