Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Masuk Rekor Muri, Perombakan 2.000 PNS DKI Tunggu Pergub

Meski disebut masuk rekor Museum Rekor Indonesia (Muri), perombakan 2.000 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI masih menunggu Peraturan Gubernur.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 06 September 2014  |  17:58 WIB
Masuk Rekor Muri, Perombakan 2.000 PNS DKI Tunggu Pergub

Bisnis.com, JAKARTA--Meski disebut masuk rekor Museum Rekor Indonesia (Muri), perombakan 2.000 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI masih menunggu Peraturan Gubernur.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI I Made Karmayoga mengatakan meskipun sebelumnya telah ditetapkan Peraturan Daerah tentang Organisasi Daerah dan Tata Laksana tapi tetap masih harus menunggu Peraturan Gubernurnya.

Jika Pergub sudah ditetapkan, barulah dapat resmi dilaksanakan.

‎"Sekarang masih menunggu proses pembuatan Pergub turunan Perda Ortala, dan langsung eksekusi," ujarnya saat dihubungi, Sabtu (6/9/2014).

Menurutnya, perombakan massal ini memang baru pertama di jajaran pemerintahan provinsi. Oleh karena itu, dia optimistis jika peristiwa ini akan tercatat di Muri.

"Insya Allah bisa tercatat [di Muri]," katanya.

Perombakan 2.000 PNS ini akan menyentuh mulai dari pejabat eselon II sampai dengan eselon IV.

Untuk melengkapi momen langka ini, dia berharap agar pelantikannya dapat dilakukan oleh Gubernur Joko Widodo yang juga presiden terpilih itu.

"Mudah-mudahan bisa dilaksanakan sebelum Pak Jokowi dilantik sebagai presiden," ucapnya.

Seperti diketahui, lingkungan Pemprov DKI Jakarta tersedia 8.009 jabatan. Nantinya, akan dirampingkan menjadi 6.826 jabatan.

Sementara, Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama menargetkan paling tidak akhir bulan ini Pergub tersebut dapat disahkan. Kalau kenyatannya meleset dari target, maka pelantikan tak dapat dilakukan oleh Joko Widodo.

"Kalau Oktober, terpaksa saya yang melantik," tuturnya.

Lebih lanjut, perombakan meliputi pemindahan golongan dan dinas. Tak lupa pelantikan pun dilakukan bersamaan. "Ada yang distafkan, ada yang dipindah. Terus kami lantiknya besar-besaran," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pns pemprov dki jakarta cpns dki
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top