Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DKI Rombak PNS Mulai Desember 2014

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merombak pegawai negeri sipil (PNS) mulai Desember 2014.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 08 September 2014  |  17:37 WIB
DKI Rombak PNS Mulai Desember 2014

Bisnis.com, JAKARTA--Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merombak pegawai negeri sipil (PNS) mulai Desember 2014.

Sekretaris Daerah DKI Saefullah mengatakan Peraturan Gubernur tentang Organisasi Daerah dan Tata Laksana bisa saja selesai pada akhir bulan ini.

Namun, perombakan masih menanti proses asesmen dan penempatan. Oleh karena itu, pelaksanaannya bersamaan dengan peresmian Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) yang menjadi salah satu muara dari perombakan.

"Mulai 24 Desember. Ini perombakan ke semuanya nanti ada yang masuk juga ke BPTSP. Makanya, nanti bersamaan," ujarnya di Balai Kota, Senin (8/9/2014).

Lebih lanjut, asesmen dibutuhkan karena pada perombakan ini dimungkinkan pemindahan pejabat fungsional ke struktural. Hal ini karena semua berlangsung secara terbuka.

Asalkan hasil penilaiannya sesuai, masing-masing kandidat berhak menduduki jabatan yang diinginkan.

"Pendaftaran dibuka online. Siapa yang bagus, kami panggil ikut wawancara juga," jelasnya.

Menurutnya, tim asesor akan membuatkan jadwal untuk mengetes sekira 70 pegawai eselon II, 500 eselon III dan 4.000 pegawai eselon IV.

"Eselon II 70-an, eselon III 500-an, eselon IV 4000-an," tambahnya.

Mantan Wali Kota Jakarta Pusat itu mengatakan agar dapat segera terealisasi, terlebih dahulu pihaknya menggenjot untuk penerbitan hingga 120 Peraturan Gubernur.

"Untuk asesmen ini kami harus terbitkan 120 Peraturan Gubernur," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pns pemprov dki jakarta cpns dki
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top